Waspada
Waspada » Warga Sydney Yang Tak Mengenakan Masker Akan Didenda Rp2 Juta
Internasional

Warga Sydney Yang Tak Mengenakan Masker Akan Didenda Rp2 Juta

Per tanggal 4 Januari 2021, warga Sydney, Australia, wajib mengenakan masker di dalam ruangan publik, selama pandemi virus Corona (COVID-19). Jika melanggar aturan itu, mereka dikenakan denda AUS$200 (Rp 2,1 juta). AAP

SYDNEY, Australia (Waspada): Warga Sydney, Australia, dan sekitarnya diperingatkan untuk mematuhi aturan baru yang mewajibkan mereka memakai masker di dalam ruangan publik, selama pandemi virus Corona (COVID-19). Jika melanggar aturan itu, mereka terancam hukuman denda AUS$ 200 (Rp 2,1 juta).

Seperti dilansir Associated Press, Senin (4/1/2021), Kepolisian Negara Bagian New South Wales, lokasi kota Sydney, menyatakan bahwa hukuman denda akan menjadi sanksi terakhir bagi mereka yang tidak memakai masker mulai Senin (4/1/2021) waktu setempat.

Aturan baru yang berlaku mulai Minggu (3/1) tengah malam waktu setempat ini mewajibkan semua orang memakai masker di pusat perbelanjaan, transportasi umum, tempat ibadah, pusat penataan rambut dan kecantikan dan tempat-tempat hiburan seperti bioskop.

Seluruh pegawai yang bekerja di tempat-tempat tersebut di atas juga diwajibkan memakai masker selama bertugas.

Aturan wajib masker ini diterapkan saat negara bagian New South Wales mencatat 8 kasus penularan lokal di wilayahnya, dengan lima kasus di antaranya terkait dengan klaster penularan di wilayah Sydney sebelah barat.

Menteri Kesehatan untuk New South Wales, Brad Hazzard, memperingatkan bahwa sangat penting bagi orang-orang untuk memakai masker demi mencegah penyebaran virus Corona secara luas.

“Jika Anda tidak memiliki alasan yang baik (untuk tidak memakai masker) maka Anda akan didenda,” tegasnya.

Pekan lalu klaster infeksi Covid-19 kedua telah muncul di Sydney sehingga mendorong pihak berwenang untuk lebih memperketat pembatasan pada pesta Malam Tahun Baru dalam upaya mencegah wabah yang lebih luas.

Perdana Menteri negara bagian New South Wales Gladys Berejiklian mengatakan terdapat 18 kasus Covid-19 baru yang ditularkan secara lokal dalam 24 jam terakhir.

Sebanyak 9 di antaranya berada di Pantai Utara Sydney, di mana penularan klaster sekarang mencapai 138 kasus dan sekitar 250.000 orang masih berada dalam lockdown. (ap/m11)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2