Waspada
Waspada » Usulan Pemakzulan Trump Diserahkan Pekan Depan
Internasional

Usulan Pemakzulan Trump Diserahkan Pekan Depan

Presiden AS Donald Trump. Bloomberg

WASHINGTON, AS (Waspada): Ketua DPR Nancy Pelosi akan menyerahkan usulan pemakzulan Presiden Donald Trump kepada Senat pekan depan. Langkah ini diambil untuk mengkhiri perselisihan selama tiga minggu.

Ini adalah usaha pemberhentian kepala eksekutif yang ketiga kalinya dalam sejarah Amerika Serikat (AS). Pengumuman Demokrat itu hampir memastikan bahwa sidang pemakzulan Trump dengan tuduhan penyalahgunaan kekuasaan dan obstruksi Kongres bakal digelar bulan ini.

Namun Pelosi menolak memberikan lnimasa spesifik langkah-langkah selanjutnya yang akan mereka ambil. Ia pun tak mengumumkan perwakilan Demokrat mana yang akan diminta untuk menjadi ujung tombak kasus ini di Senat. Ia mengatakan anggota parlemen mesti siap untuk menunjuk manajer dalam beberapa minggu ke depan.

“Saya telah meminta Ketua Komite Kehakiman Jerry Nadler untuk bersiap membawa menunjuk manajer dan mengirimkan artikel pemakzulan ke Senat minggu depan,” kata Pelosi dalam sebuah surat kepada para rekannya di Demokrat. “Saya akan berkonsultasi denganmu pada pertemuan Demokrat Selasa nanti soal langkah ke depan.”

Dalam surat kepada para koleganya di Partai Demokrat, Pelosi menyebut ia bangga atas keberanian dan patriotisme mereka. Ia juga mengingatkan para senat kalau mereka punya pilihan untuk mempertimbangkan atas tuduhan pelecehan dan penghalangan terhadap Presiden.

Pelosi telah menunda memasukkan permintaan pemakzulan tersebut sejak 18 Desember. Saat itu Trump dituduh telah menekan Ukraina dengan cara yang tidak patut. Tekanan dilakukan untuk menyelidiki saingannya pada pemilihan umum 2020, Joe Biden. Trump juga dituduh telah menghalangi penyelidikan kongres berikutnya.

Kongres Demokrat berharap Pimpinan Senat Mitch McConnell, dari Partai Republik yang mengusung Trump akan menjamin pengadilan yang adil. Sehingga, Demokrat bisa memanggil saksi dan dokumen dalam persidangan.

Namun, McConnell menolak untuk mengadakan persidangan itu. Alasannya, pekan ini bahwa ia memiliki cukup suara dari Partai Republik untuk melakukan persidangan tanpa menyetujui tuntutan Demokrat. Serupa seperti Pelosi, McConnell dipandang sebagai politisi cerdikdan ahli strategi. (afp/And)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2