Waspada
Waspada » Update Virus Corona: 2.594 Tewas, 79.000 Terinfeksi
Internasional

Update Virus Corona: 2.594 Tewas, 79.000 Terinfeksi

Warga di Kota Wuhan mengenakan masker untuk menghindari penyebaran virus corona. AP

BEIJING, China (Waspada): Komisi Kesehatan Nasional China mencatat korban tewas akibat virus corona baru (Covid-19) mencapai 2.594 jiwa hingga Senin (24/2). Dalam 24 jam terakhir, 150 orang meninggal, sementara 409 kasus baru terdeteksi oleh otoritas kesehatan di seluruh China.

Secara total orang yang terinfeksi di seluruh dunia mencapai 79.000. Sekitar 97 ribu orang kini tengah dalam perawatan medis. Sementara jumlah pasien sembuh sekitar 25 ribu orang.

Di luar China terdapat 74 kasus terdeteksi di Hong Kong, dan 10 kasus lainnya di Makau, Senin. Virus ini juga telah menyebar ke lebih dari 25 negara termasuk Amerika Serikat (AS), Inggris, Prancis, Rusia, Iran, dan India. World Health Organization (WHO) pun telah menyatakan wabah ini sebagai darurat kesehatan internasional.

Dunia semakin khawatir dengan menyebarnya banyak kasus dari virus ini hingga ke Iran, Korea Selatan, dan Italia. Kota terbesar keempat Korsel, Daegu pun telah mengisolasi wilayahnya karena infeksi pada warganya yang semakin meningkat dengan cepat.

Asiana Airlines, dan Korean Air menangguhkan penerbangan ke dan dari kota itu hingga 9 Maret, dan 28 Maret. “Jika kita tidak dapat memblokir penyebaran di wilayah Daegu secara efektif, ada kemungkinan besar itu akan menyebabkan penularan secara nasional,” ujar Wakil Menteri Kesehatan Kim Kang-lip mengatakan kepada wartawan.

Presiden Korea Selatan (Korsel) Moon Jae-in menyatakan, siaga virus korona pada level merah, yaitu level tertinggi. Korsel melaporkan ratusan kasus dan kematian kelima akibat virus korona pada Ahad (23/2).

Sementara itu, lebih banyak kasus muncul di Timur Tengah. Bahrain melaporkan kasus pertamanya, dan Kuwait juga melaporkan tiga kasus pada orang yang pernah berkunjung ke iran.

Presiden China Xi Jinping mengatakan, wabah virus corona baru ini akan memiliki dampak yang relatif besar. Meski ia masih menyebut dampaknya akan terasa pada jangka pendek ekonomi.

Pemerintah akan meningkatkan penyesuain keijakan untuk membantu meredam wabah yang berdampak pada banyak sektor di China. Pemerintah Cina juga mengalokasikan 99,5 miliar yuan atau 14,16 miliar dolar AS dalam mengendalikan wabah itu. (ap/And)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2