Uji Coba Rudal Hipersonik Zircon Rusia Diklaim Sukses - Waspada

Uji Coba Rudal Hipersonik Zircon Rusia Diklaim Sukses

  • Bagikan
Rudal hipersonik Zircon diluncurkan dari kapal perang Laksamana Gorshkov di wilayah Arktik pada Kamis. Rudal itu diklaim berhasil mengenai target sejauh 350 km. Euronews

     MOSKOW, Rusia (Waspada): Rusia mengeklaim sukses melakukan uji coba terbaru untuk rudal jelajah hipersonik Zircon buatannya. Rudal itu disebut berhasil mengenai target dalam uji coba di perairan Arktik.

     Seperti dilansir AFP, Jumat (19/11/2021), Rusia dalam beberapa tahun terakhir menggembar-gemborkan pengembangan persenjataannya yang diharapkan akan memberikan keunggulan dalam kompetisi senjata dengan Amerika Serikat (AS) saat ketegangan meningkat dengan negara-negara Barat.

     Presiden Vladimir Putin sebelumnya menyebut pasokan senjata Rusia ‘tak terkalahkan’. Rudal hipersonik bisa mengudara dengan kecepatan lima kali lipat kecepatan suara dan melakukan manuver saat berada di udara.

     Hal itu membuat rudal jenis ini lebih sulit untuk dilacak dan dicegat jika dibandingkan proyektil tradisional.

     Militer Rusia dalam pernyataannya pada Kamis, menyatakan pihaknya telah menembakkan rudal hipersonik Zircon dari kapal perang Laksamana Gorshkov dan mengenai target uji coba di perairan Arktik yang masuk wilayah Rusia.

     “Tembakan itu dilakukan terhadap target laut di perairan Laut Putih,” sebut Kementerian Pertahanan Rusia dalam pernyataannya. Disebutkan bahwa rudal hipersonik Zircon itu memusnahkan target dengan ‘serangan langsung’.

     Rudal hipersonik Zircon telah menjalani sejumlah uji coba dalam beberapa tahun terakhir, termasuk uji peluncuran dari kapal perang Laksamana Gorshkov dan dari kapal selam yang sedang menyelam di dalam lautan.

     Putin memanfaatkan momen pidato kenegaraannya tahun 2018 lalu untuk mengungkapkan persenjataan hipersonik baru Rusia ke publik, termasuk Zircon. Saat itu, Putin menyebut persenjataan itu bisa mengenai target di lautan dan di darat dengan jangkauan hingga 1.000 kilometer.

     Rudal hipersonik Zircon tampaknya akan bergabung dengan kendaraan luncur hipersonik Avangard yang mulai beroperasi tahun 2019 dan rudal Kinzhal yang diluncurkan dari udara dalam pasokan persenjataan Rusia. (afp/m11)

  • Bagikan