Waspada
Waspada » Turki Melancarkan Serangan Ke Syria
Internasional

Turki Melancarkan Serangan Ke Syria

Pasukan Turki bersiap melakukan operasi militer untuk menyerang Syria. AP

DAMASKUS, Syria (Waspada): Turki mengumumkan telah melancarkan serangan ke Syria menyusul ketegangan yang muncul antara Turki dan Rusia pascaserangan udara yang menewaskan 33 tentara Turki pekan lalu.

Kantor berita AFP, Minggu (1/3/2020) melaporkan, situasi di Kota Idlib memanas saat rezim yang didukung kekuatan udara Rusia menyerang wilayah itu dan menewaskan ratusan warga sipil. Serangan dilakukan sebagai upaya merebut kembali kantong terakhir kekuatan oposisi dalam perang saudara di Syria.

Serangan drone Turki di Provinsi Idlib menewaskan 19 tentara Syria. Serangan itu menyusul meningkatnya ketegangan antara kedua negara. Lembaga pengawas HAM Observatorium Syria )SOHR) menyebut belasan tentara Syria itu tewas dalam serangan terhadap konvoi militer di wilayah Jabal al-Zawiya dan sebuah pangkalan militer di dekat kota Maaret al-Numan. Serangan itu terjadi beberapa jam setelah Turki menembak jatuh dua pesawat tempur Syria.

Konfrontasi antara militer Syria yang didukung Rusia dengan Turki yang merupakan anggota NATO telah memicu kekhawatiran atas konflik yang lebih luas dan krisis migran di Eropa yang serupa dengan yang terjadi pada tahun 2015. Jumlah migran di sepanjang perbatasan negara pun telah melonjak.

Hal itu menyusul pernyataan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan yang berusaha menekan Uni Eropa atas Syria dan mengatakan negara itu telah “membuka pintu” ke Eropa. Yunani mengatakan pada Minggu (1/3), bahwa mereka telah memblokir hampir 10.000 migran di perbatasannya dengan Turki.

Saat kapal-kapal migran terus mendarat di Yunani, Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar mengumumkan konfirmasi pertama operasi penuh dan berkelanjutan terhadap ibu kota Syria,  Damaskus.

“Setelah serangan keji pada 27 Februari di Idlib, operasi ‘Spring Shield’ berhasil berlanjut,” kata Akar dalam sebuah video yang dibagikan oleh Kementerian Pertahanan.

Pasukan Turki menghantam posisi rezim Suriah setelah Erdogan memperingatkan Damaskus akan “membayar harga” untuk serangan udara yang menewaskan 34 tentara Turki di Idlib pada Kamis (27/2) lalu. (afp/And)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2