Turki Dilanda Banjir Bandang Usai Kebakaran Hutan - Waspada

Turki Dilanda Banjir Bandang Usai Kebakaran Hutan

  • Bagikan
Banjir besar melanda wilayah pesisir utara Turki pada Rabu (11/8/2021) waktu setempat. Banjir yang disebabkan oleh curah hujan yang luar biasa deras, menyebabkan runtuhnya sebuah jembatan dan membuat akses listrik ke desa-desa terputus. Al Jazeera

ANKARA, Turki (Waspada): Banjir besar melanda wilayah pesisir utara Turki pada Rabu (11/8/2021) waktu setempat. Bencana tersebut datang setelah sejumlah kebakaran hutan terbesar dalam sejarah Turki meluluhlantakkan wilayah barat negara itu.

Dilansir laman The Guardian, Kamis (12/8/2021), banjir yang disebabkan oleh curah hujan yang luar biasa deras, menyebabkan runtuhnya sebuah jembatan dan membuat akses listrik ke desa-desa terputus.

Lembaga penyiaran milik negara, TRT Haber melaporkan, satu orang meninggal dunia karena serangan jantung di tengah banjir di Provinsi Bartin. Sementara tim darurat masih mencari satu orang yang hilang dalam bencana itu.

Selain itu, 13 orang juga terluka setelah sebuah jembatan runtuh di Bartin. Pemadaman listrik terjadi di 12 desa di wilayah itu, menurut Badan Manajemen Bencana dan Darurat Turki (AFAD).

Di Provinsi Sinop, sekitar 240 km sebelah timur Bartin, sebuah rumah runtuh karena banjir. Mobil-mobil terseret air, menurut rekaman visual dari Reuters.

AFAD menyatakan, warga dan pasien di sebuah rumah sakit dievakuasi dan beberapa jalan ditutup di Sinop. Badan itu pun memperingatkan, hujan lebat di daerah tersebut diperkirakan akan terus berlanjut.

Bagian utara Turki rentan dilanda banjir bandang saat musim panas, ketika hujan turun sangat deras. Tahun lalu, sedikitnya lima orang tewas dalam banjir di wilayah tersebut.

Turki juga berjuang melawan kebakaran hutan yang menghanguskan puluhan ribu hektare rimba belantara di sepanjang pantai selatannya selama dua pekan terakhir.

Panel iklim PBB pada minggu ini mengeluarkan peringatan bahwa tingkat gas rumah kaca dunia cukup tinggi untuk menyebabkan gangguan iklim selama beberapa dekade mendatang.

Kenaikan suhu permukaan bumi sebesar 1,1 derajat Celsius yang sudah tercatat, cukup untuk menimbulkan cuaca buruk, termasuk kebakaran di Turki, Yunani, dan Amerika Serikat. (the guardian/m11)

  • Bagikan