Waspada
Waspada » Trump Tekan Gubernur Untuk Mengubah Hasil Pilpres
Internasional

Trump Tekan Gubernur Untuk Mengubah Hasil Pilpres

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump disebut berusaha menekan Geburnur Georgia, Brian Kemp (kiri), untuk mengubah hasil Pemilu. WSJ

GEORGIA, AS (Waspada): Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump belum bersedia mengakui kemenangan Joe Biden dalam Pilpres 2020. Dia disebut berusaha menekan Geburnur Georgia, Brian Kemp, untuk mengubah hasil Pemilu.

Dilansir kantor berita Reuters, Minggu (6/12/2020),  Trump pada Januari lalu pernah berkampanye bagi Kemp dalam upaya memperkuat pengaruh Partai Republik di negara bagian Georgia, mengulang kemenangan Trump pada Pilpres 2016.

Namun, dalam Pilpres 2020 Trump harus kehilangan suara elektoral dari Negara Bagian Georgia yang turut berdampak pada kekalahannya atas Biden.

Presiden 74 tahun itu mengklaim ada kecurangan dalam pemungutan suara di Georgia, dia bersama tim kampanye Partai Republik kemudian mengajukan gugatan hukum.

Upaya mereka sia-sia, seluruh gugatan hukum Trump dibantah dan ditolak oleh pemilihan umum federal dan negara bagian.  Kecewa upayanya tak membuahkan hasil, Trump turut menyalahkan Kemp.

Melalui sambungan telepon dan kicauan di Twitter, Trump menekan Kemp mengambil langkah lebih jauh untuk membantunya mempertahankan kekuasaan.

“Saya akan senang dengan mudah dan cepat bila Gubernur Georgia Brian Kemp atau Sekretaris Negara Bagian mengizinkan verifikasi tanda tangan yang sederhana, mengapa “dua anggota Partai Republik” ini mengatakan tidak?,” kicau Trump dikutip Reuters

Kemp balas tekanan Trump Kemp menanggapi kicauan Trump dengan balasan yang mengatakan bahwa dia “telah dengan terbuka meminta audit tanda tangan sebanyak tiga kali.”

Pada kicauan kedua, Trump mendesak Kemp segera menggelar sesi khusus sidang negara bagian. “Rakyat Anda menolak apa yang Anda minta, apa yang mereka sembunyikan,” kata Trump.

Tim kampanye Trump mengambil langkah kontroversial yang belum pernah terjadi sebelumnya sepanjang sejarah modern AS. Mereka meminta parlemen negara bagian yang dikuasai Partai Republik untuk mengabaikan kemenangan Joe Biden dan membantu Trump melanjutkan periode kedua pemerintahannya.

Hasil Pilpres 2020 memenangkan Biden–capres Partai Demokrat–dengan perolehan 306 suara elektoral berbanding 232 suara elektoral yang dikumpulkan Trump. Biden dan Kamala Harris akan dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden AS yang baru pada 20 Januari 2021 di Gedung Putih. (reuters/m11)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2