Waspada
Waspada » Terowongan Canggih Penyelundup Manusia Ditemukan Di Meksiko
Internasional

Terowongan Canggih Penyelundup Manusia Ditemukan Di Meksiko

Terowongan canggih yang ditemukan di perbatasan AS dan Meksiko. Xinhua

NEW YORK, AS (Waspada): Pihak berwenang Amerika Serikat (AS) menemukan terowongan terpanjang yang digunakan menyelundupkan manusia di perbatasan dengan Meksiko.

Dengan panjang 1.313 meter, di terowongan ini memiliki lift, jalur kereta, selokan, dan sistem ventilasi udara serta kabel listrik tegangan tinggi. Terowongan ini menghubungkan kawasan industrial Tijuana, sebuah kota di Meksiko dengan San Diego di California.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penangkapan yang dilakukan dan tidak ada narkoba ditemukan di sana. Sejauh ini pihak berwenang tak menyebutkan siapa yang mereka curigai membangun terowongan itu.

Namun, Kartel Sinaloa yang digambarkan pemerintah AS sebagai kartel narkoba terbesar di dunia beroperasi di kawasan tersebut. Pendirinya, dan pemimpinnya, Joaquin “El Chapo” Guzman, dihukum penjara seumur hidup di AS. Terowongan ini ditemukan pada Agustus lalu.

Pejabat Meksiko memastikan pintu masuknya, lalu penyelidik AS membuat pemetaannya sebelum mengumumkan penemuan mereka pada Rabu pekan lalu. Dengan kedalaman rata-rata 21 meter di bawah permukaan, terowongan itu tingginya 1,6 meter dan lebarnya 60 cm, menurut petugas perbatasan AS. Tidak jelas berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membangunnya.

“Kecangguhan dan panjang terowongan ini memperlihatkan lamanya waktu yang dibutuhkan bagi organisasi kejahatan transnational ini untuk memfasilitasi penyelundupan lintas batas,” kata Cardell Morant, agen khusus Homeland Security Investigations di San Diego, seperti dilaporkan BBC.

Beberapa ratus kantong pasir ditemukan menghalangi lubang yang diduga merupakan pintu keluar di gudang di kawasan industri Otay Mesa di San Diego.

Lebih dari puluhan terowongan canggih ditemukan di perbatasan California dengan Meksiko sejak 2016. Terowongan terpanjang kedua di AS ditemukan di San Diego pada 2014. (bbc/And)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2