Waspada
Waspada » Terkait Dugaan Pelecehan Seks, Joe Biden Didesak Mundur Dari Pilpres AS
Internasional

Terkait Dugaan Pelecehan Seks, Joe Biden Didesak Mundur Dari Pilpres AS

Tara Reade dan Joe Biden

WASHINGTON, AS (Waspada): Kandidat calon presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden didesak mundur dalam pertarungan memperebutkan kursi Gedung Putih. Tuntutan itu disampaikan Tara Reade, perempuan yang mengaku pernah menjadi korban pelecehan seksual Biden pada 1993.

Pada Maret lalu Reade membuat pegakuan mencengangkan, mengalami pelecehan seksual oleh Biden di koridor Capitol Hill. Peristiwa tersebut terjadi saat usianya masih 29 tahun. Ketika iu Reade menjadi ajudan di kantor senator.

Tuduhan ini menjadi sandungan besar bagi Biden saat posisinya hampir dipastikan mewakili Partai Demokrat dalam Pilpres AS 2020, melawan Donald Trump. Pilpres akan digelar pada November mendatang.

“Joe Biden, silakan hadapi ini dan bertanggung jawablah. Anda seharusnya tidak maju dalam pemilihan presiden Amerika Serikat,” kata Reade, dalam wawancara dengan jurnalis Megyn Kelly, seperti dilansir AFP, Jumat (8/5/2020).

Lebih lanjut Reade meminta mantan wakil presiden di pemerintahan Barack Obama itu untuk mundur dari pencalonan. “Saya berharap dia melakukannya, tapi (sepertinya) dia tidak akan melakukannya. Saya kira sedikit terlambat (untuk meminta maaf),” ujarnya.

Itu merupakan wawancara pertama Reade di depan kamera sejak Biden membantah tuduhan tersebut pada Jumat pekan lalu. Biden menegaskan pelecehan seksual tersebut tidak pernah terjadi.

Wawancara tersebut juga berlangsung ketika muncul bukti baru dari tahun 1990 menunjukkan Reade telah memberi tahu mantan suaminya bahwa dia mengalami pelecehan seksual saat bekerja untuk Biden.

Dokumen pengadilan pada 1996 tidak menyebut Biden melakukan pelecehan seksual. Namun suami Reade saat itu, Theodore Dronen, menulis di deklarasi pengadilan, Reade memberitahunya tentang pelecehan seksual di kantor Senator AS Joe Biden. (afp/m11)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2