Waspada
Waspada » Terjerat Korupsi, Mantan Raja Spanyol Kabur Ke Luar Negeri
Internasional

Terjerat Korupsi, Mantan Raja Spanyol Kabur Ke Luar Negeri

Mantan Raja Spanyol, Juan Carlos, kabur keluar negeri setelah namanya ramai diperbincangkan dalam dugaan kasus korupsi. AFP

MADRID, Spanyol (Waspada): Mantan Raja Spanyol, Juan Carlos, dilaporkan kabur keluar negeri setelah namanya ramai diperbincangkan dalam dugaan kasus korupsi. Namun demikian, dia menegaskan akan kooperatif jika dibutuhkan dalam pemeriksaan.

Mahkamah Agung Spanyol telah memulai penyelidikan terhadap keterlibatan Juan Carlos dalam kontrak pembangunan kereta cepat di Arab Saudi. Koran asal Swiss, La Tribune de Geneve melaporkan Juan Carlos menerima US$100 juta (Rp.1,45 triliun) dari mendiang raja Arab Saudi.

Melalui pengacaranya, Juan Carlos menolak menanggapi dugaan korupsi tersebut. Meskipun tengah berada diluar negeri, dia akan tetap mengikuti proses hukum yang diadakan oleh pihak kejaksaan.

Sementara itu, media Spanyol El Mundo memberitakan Juan Carlos meninggalkan Spanyol karena tidak ingin menganggu jalannya pemerintahan negara di bawah kekuasaan anaknya, Felipe, karena persoalan pribadi Juan Carlos di masa lalu.

“Terdorong oleh niat untuk melakukan langkah terbaik untuk melayani rakyat Spanyol, lembaga pemerintah dan Anda sebagai raja, saya menyampaikan kepada Anda. Keputusan saya untuk keluar dari Spanyol saat ini,” kata Juan Carlos seperti dikutip dari Reuters, Selasa (4/8/2020).

Raja Felipe berterima kasih kepada ayahnya atas keputusannya tersebut. Raja menggarisbawahi “peninggalan bersejarah yang dicapai saat ayahnya menduduki takhta” untuk demokrasi di Spanyol. Dia juga menyampaikan “prinsip dan nilai (demokrasi) didasari oleh Konstitusi dan aturan hukum.”

Desakan untuk mengadili Juan Carlos datang dari politisi Partai Podemos, Pablo Echenique. Dia terus menuntut penyelidikan secara menyeluruh terhadap bisnis gelap Juan Carlos serta mempertanyakan mengapa mantan orang nomor satu Spanyol itu dibiarkan pergi keluar negeri.

Sementara itu, tokoh kelompok separatis Katalan, Jordi Sanchez, mengatakan Juan Carlos harusnya dibatasi berpergian keluar negeri karena berpotensi kabur. Dia juga meminta Pengadilan Tinggi Spanyol menahan paspor Juan Carlos. “Di mana keadilan di Spanyol?,” kata Sanchez lewat kicauan di Twitter. (reuters/m11)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2