Waspada
Waspada » Tembakkan Rudal, Iran Beri Tamparan bagi AS
Internasional

Tembakkan Rudal, Iran Beri Tamparan bagi AS

Sejumlah tentara Amerika Serikat berjaga di pangkalan Ain al-Asad di Irak. AP

TEHERAN, Iran (Waspada): Iran pada Rabu (8/1) dini hari menembakkan 22 rudal ke markas dan pangkalan Amerika Serikat beserta koalisinya di Irak sebagai balasan atas serangan drone AS yang menewaskan Mayor Jenderal Qasem Soleimani.

Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menyatakan bahwa Iran telah memberikan ‘tamparan di wajah’ untuk AS melalui serangan tersebut.

“Semalam, sebuah tamparan di wajah telah diberikan,” tegas Khamenei dalam pidato terbaru yang disiarkan langsung oleh televisi nasional Iran, seperti dilansir AFP, Rabu.

Baik AS maupun Irak telah mengakui adanya serangan rudal terhadap pangkalan udara Ain al-Asad dan pangkalan militer Arbil.

Dalam pernyataan terbaru, militer Irak mengakui sedikitnya 22 rudal mengenai dua pangkalan militer tersebut, dengan rincian 17 rudal di Ain al-Asad dan lima rudal di Arbil.

Dipastikan militer Irak bahwa tidak ada tentaranya yang menjadi korban dari serangan rudal Iran tersebut.

Namun militer Irak tidak menyebut lebih lanjut soal ada atau tidaknya korban jiwa dari kalangan tentara asing yang ditugaskan di Irak.

“Aksi militer seperti ini, tidaklah cukup. Yang menjadi persoalan adalah kehadiran Amerika, itulah yang menjadi sumber korupsi di kawasan ini, yang seharusnya diakhiri,” cetus Khamenei dalam pernyataannya.

Dalam pernyataannya, Khamenei juga menyebut AS berupaya menggambarkan Soleimani sebagai ‘teroris’, yang menurut Khamenei, itu jelas ‘tidak adil’.

“Rakyat Iran memberikan respons yang menghancurkan,” tegas Khamenei, yang disambut teriakan ‘Matilah Amerika’ oleh warga Iran yang menonton langsung pidatonya.

Pangkalan Terbesar AS

Pangkalan udara Ain al-Asad diketahui salah satu pangkalan militer terbesar dan tertua di Irak. Pangkalan militer ini terletak di Provinsi Anbar, yang pernah menjadi lokasi rawan aktivitas Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) antara tahun 2014-2017 lalu.

Diketahui juga bahwa pangkalan udara Ain al-Asad merupakan markas militer terbesar di Irak yang menjadi markas tentara asing, termasuk koalisi militer pimpinan AS.

Presiden AS Donald Trump pernah mengunjungi tentara AS di Ain al-Asad pada Desember 2018 lalu.

Pangkalan militer Arbil diketahui berlokasi di wilayah Iran bagian utara. Arbil merupakan nama kota di wilayah semi-otonomi Kurdi.

AS diketahui pernah bekerja secara erat dengan petempur Kurdi dalam operasi memerangi ISIS di Irak. (afp/cnn/And)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2