Waspada
Waspada » Tanker Panama Terbakar Hebat Di Sri Lanka, Samudera Hinda Terancam
Internasional

Tanker Panama Terbakar Hebat Di Sri Lanka, Samudera Hinda Terancam

Kapal tanker New Diamond milik Panama yang mengangkut 28.700 ton minyak terbakar hebat di Sri Lanka sejak Kamis dan hingga Jumat masih belum dapat ditanggulangi. Insiden ini menewaskan seorang ABK dan terancam mencemari samudera. Bangkok Post

KOLOMBO, Sri Lanka (Waspada): Sebuah kapal tanker milik Panama terbakar di lepas pantai Sri Lanka. Kebakaran yang sudah berlangsung dua hari itu menewaskan seorang kru kapal serta berpotensi menyebabkan pencemaran di Samudera Hindia akibat tumpahan minyak.

Dikutip dari AFP, Jumat (4/9/2020), kapal tanker New Diamond mulai terbakar pada Kamis (3/9/2020) waktu setempat.

Kapal Angkatan Laut Sri Lanka dan penjaga pantai India yang menerima panggilan darurat berupaya memadamkan api dengan menembakan meriam air.

Penyebab kebakaran sementara disebabkan ledakan dari ruang mesin yang kemudian merembet ke ruang lainnya. Seorang kru kapal asal Filipina tewas dalam insien tersebut.

Situasi berpotensi lebih buruk dikarenakan kapal tersebut mengangkut 27.000 ton minyak mentah dan 1.700 ton solar.

Dikhawatirkan kapal tersebut sewaktu-waktu meledak dan menumpahkan bahan bakar ke laut dan mencemari ekosistem di sekitarnya.

“Informasi awal dari awak kapal mengonfirmasi bahwa seorang pelaut Filipina di kapal tewas dalam ledakan ketel mesin,” pernyataan angkatan laut.

22 awak kapal lainya, 18 warga negara Filipina dan 5 warga negara Yunani, berhasil dievakuasi dari kapal tanker terbakar tersebut.

Tiga nahkoda kapal tanker itu yang kesemuanya berpaspor Filipina menderita luka bakar dan telah dibawa ke Rumah Sakit Kalmunai berjarak 360 kilometer dari ibu kota Kolombo.

Negara tetangga Sri Lanka, India, telah mengirim kapal perang dan penjaga pantai untuk membantu proses penyelamatan, sementara militer Sri Lanka mengerahkan helikopter pemadam api.

Saat terbakar, kapal tanker itu berjarak 50 kilometer dari pantai timur Sri Lanka. Angkatan Laut Sri Lanka mengatakan pihaknya yakin tidak ada bahaya langsung ke garis pantai, namun tetap mewaspadai kemungkinan tumpahan minyak.

New Diamond masuk dalam klasifikasi kapal tanker pembawa minyak mentah sangat besar (VLCC), panjangnya sekitar 330 meter.

Ukurannya sepertiga lebih besar dari kapal tanker Jepang, MV Wakashio, yang karam menabrak karang di Mauritius bulan lalu dan menumpahkan lebih dari 1.000 ton minyak mentah ke perairan.

New Diamond diketahui tengah membawa minyak mentah dari Kuwait menuju Pelabuhan Paradip di India. (afp/m11)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2