Waspada
Waspada » Takut Bunuh Diri, Pria India Sewa Pembunuh Bayaran
Internasional

Takut Bunuh Diri, Pria India Sewa Pembunuh Bayaran

Ilustrasi

NEW DELHI, India (Waspada): Seorang pria di New Delhi, India, menyewa empat pembunuh bayaran untuk mencabut nyawanya, karena si pria ini merasa takut untuk bunuh diri.

Lelaki bernama Gaurav Bansal yang berprofesi sebagai pengelola toko kelontong awalnya memiliki usaha yang cukup untuk menghidupi keluarganya. Namun, usahanya kolaps setelah virus corona datang.

Semakin menurunnya bisnisnya membuat Bansal depresi. Dia kemudian mencoba untuk mengambil pinjaman sebesar 600.000 rupee (Rp112 juta). Awalnya, pria berusia 40 tahun itu berniat bunuh diri. Namun karena tidak berani, dia menghubungi empat pembunuh untuk mengeksekusinya.

Pada 10 Juni, polisi menemukan jenazah Bansal tergantung di pohon di kawasan Najafgarh. Pihak berwajib segera mendaftarkan kasus itu sebagai pembunuhan karena melihat tangan Bansal terikat, dan memulai penyelidikan.

Satu dari empat eksekutor, seorang anak di bawah umur, dilacak berdasarkan rekaman suara dan aktivitas di media sosial Bansal. Dari keterangan Wakil Komisioner Polisi A Koan, pelaku mengatakan bahwa dia mengeksekusi dengan bantuan tiga orang lain, yakni Suraj (18), Manoj (21), dan Sumit (26).

Saat diinterogasi, pelaku mengungkapkan Bansal meyakinkan mereka untuk membunuhnya, supaya keluarganya bisa mendapatkan asuransi. Awalnya, mereka berencana untuk menembaknya. Tetapi si penjual senjata ternyata menolak menjualnya kepada anak di bawah umur.

Kemudian Bansal membelikan mereka tali, di mana mereka berempat total mendapatkan bayaran 90.000 rupee (sekitar Rp16,8 juta). “Mereka mengungkapkan Bansal memberi tahu keluarganya akan dapat uang jika dia dibunuh,” ucap A Koan kepada kantor berita ANI.

Pada hari eksekusi, Bansal disebut menemui si pelaku remaja yang dikenal melalui media sosial, dan memilih tempatnya sendiri. Dia kemudian menempatkan identitasnya di saku agar jenazahnya mudah diidentifikasi, dan kemudian menghubungi nomor iparnya.

Keluarga Bansal dilaporkan tidak percaya dengan investigasi polisi. “Polisi tidak memberi tahu kami apapun soal ini,” jelas iparnya. Ipar Bansal tersebut menuturkan, sekitar beberapa hari lalu, mereka mendapat telepon yang menyatakan polisi sudah menemukan empat pelakunya.

Namun, mereka baru tahu dari pemberitaan seperti India TV mengenai alasan Bansal nekat mengakhiri hidupnya. Mereka berencana meminta keterangan dari penegak hukum. (oddity central/m11)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2