Waspada
Waspada » Tagihan Listrik Rp157 Miliar, Pria India Syok Dan Dilarikan Ke Rumah Sakit
Internasional

Tagihan Listrik Rp157 Miliar, Pria India Syok Dan Dilarikan Ke Rumah Sakit

NEW DELHI, India (Waspada): Seorang pria 80 tahun di Kota Nalasopara, Maharashtra, India, harus dilarikan ke rumah sakit karena syok mendapat tagihan listrik 800 juta rupee atau sekitar Rp157 miliar pada Senin lalu.

Tekanan darah pria bernama Ganpat Naik itu langsung naik hingga membuatnya ambruk. Saat itu Naik sedang bekerja menggiling padi di rumahnya, Desa Nirmal, Kota Nalasopara.

Bagai disambar petir di siang bolong, dia kaget menerima kertas tagihan listrik dengan jumlah fantastis.  Pria yang juga memiliki gangguan jantung itu dilarikan ke rumah sakit.

Belakangan diketahui, ternyata ada kesalahan dari otoritas perusahaan listrik setempat dalam menulis angka pada meteran, sehingga berdampak ke data yang tertera di kertas tagihan.

Perusahaan Distribusi Listrik Negara Bagian Maharashtra (MSEDCL) menyatakan, tagihan yang diterima Naik tidak disengaja dan segera diperbaiki.

“Kami melakukan kesalahan telah membuat tagihan sembilan digit. Kami telah memeriksa kembali meteran listrik pelanggan dan memberikan tagihan baru yang sudah dikoreksi. Sekarang sudah beres,” kata pejabat MSEDCL, Surendra Monere, dikutip dari India Today, Jumat (26/2/2021).

Cucu Naik, Niraj, mengatakan dia dan kakeknya sedang asyik bekerja ketika mendapat tagihan listrik. Dia juga terkejut melihat angka pada kertas tagihan. Namun saat itu dia mengira angka tagihan itu untuk penduduk satu kampungnya.

“Awalnya, saya kira petugas menunjukkan total tagihan seluruh pelanggan. Kami mengecek ulang dan ternyata itu tagihan kami. Kami ketakutan karena dewan kelistrikan mulai menarik tunggakan semua pelanggan yang sempat ditangguhkan selama lockdown,” kata Niraj.

Ini bukan pertama kali insiden serupa terjadi. Pada Agustus 2020, seorang pria berusia 57 tahun di Nagpur terlanjur bunuh diri dengan membakar diri. Keluarga almarhum mengatakan, pria itu mengalami depresi setelah mendapat tagihan listrik 40.000 rupee atau hampir Rp8 juta. (india today)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2