Senin Warga AS Mulai Disuntik Vaksin Covid-19 Buatan Pfizer - Waspada

Senin Warga AS Mulai Disuntik Vaksin Covid-19 Buatan Pfizer

  • Bagikan
Seorang petugas kesehatan di Pusat Layanan Medis Cedars-Sinai, Los Angeles, AS, menyiapkan vaksin virus corona yang akan mulai disuntikkan kepada warga pada Senin waktu setempat. AP

WASHINGTON, AS (Waspada): Warga Amerika Serikat (AS) mulai Senin (14/12/2020) waktu setempat akan disuntik vaksin Covid-19 buatan Pfizer-BioNTech.

Hal tersebut disampaikan petugas terkait yang mengurusi distribusi vakin virus corona Pfizer pada Sabtu (12/12/2020). Jenderal Gus Perna menerangkan, dosis pertama vaksin Covid-19 buatan Pfizer akan dikirim pada Minggu (13/12/2020) dan Senin.

“Secara operasional kami yakin 100 persen kami akan memberikan vaksin kepada rakyat Amerika,” ucapnya seperti dilansir kantor berita AFP.

“Diharapkan 145 situs di semua negara bagian mendapat vaksin pada Senin, 425 situs lainnya pada Selasa, dan 66 situs terakhir pada Rabu, yang akan menyelesaikan pengiriman awal vaksin Pfizer-BioNTech,” lanjut Perna.

Gelombang pertama penyuntikan ini akan memvaksinasi sekitar 3 juta orang di “Negeri Paman Sam”. Otoritas kesehatan federal telah memberi rekomendasi, bahwa tenaga kesehatan dan penghuni panti jompo mendapat prioritas, tetapi keputusan akhir akan diserahkan ke tiap negara bagian.

Amerika Serikat menjadi negara keenam yang memberi lampu hijau untuk penggunaan vaksin corona Pfizer, yaitu pada Jumat malam (11/12/2020). Produsen vaksin Pfizer mengklaim produknya terbukti 95 persen efektif mencegah infeksi Covid-19 dibandingkan dengan plasebo.

Namun Badan Makanan dan Obat-obatan AS (FDA) menyarankan bagi orang-orang yang memiliki alergi parah terhadap bahan-bahan yang terkandung di vaksin, sebaiknya menghindari imunisasi itu untuk sementara waktu.

Sebelumnya, muncul laporan bahwa Presiden Donald Trump dan pemerintahannya di Gedung Putih, memaksa kepala FDA segera menyetujui penggunaan vaksin Covid-19 buatan Pfizer-BioNTech.

Kepala FDA Stephen Hahn dipaksa menyetujuinya paling lambat Jumat (11/12/2020) dan jika tidak memberi lampu hijau dipersilakan mengundurkan diri. Pada saat yang bersamaan, Trump berkicau di Twitter bahwa FDA adalah “penyu besar, tua, dan lambat”.

Washington Post juga melaporkan, Kepala Staf Gedung Putih Mark Meadows turut mengancam Hahn untuk mengundurkan diri. Pada Kamis komite ahli independen yang dibentuk FDA memberikan 17 suara setuju, 4 menentang, dan 1 abstain untuk menyetujui vaksin Pfizer yang menurut uji klinis 95 persen efektif.

Rumor campur tangan Trump yang memasukkan politik ke dalam proses ilmiah ini pun muncul saat FDA sedang mengerjakan detail-detail akhirnya tentang vaksin Pfizer, termasuk lembar fakta tentang vaksin virus corona itu untuk dokter. (afp/Washington post/abc news/m11)

 

  • Bagikan