Waspada
Waspada » Saudi Tangkap 2.050 Jamaah Haji Ilegal
Internasional

Saudi Tangkap 2.050 Jamaah Haji Ilegal

Jamaah melakukan tawaf terakhir di Masjidil Haram, Minggu (2/8/2020), yang menandai berakhirnya musim haji tahun ini. Pemerintah Arab Saudi pada Sabtu telah menangkap lebih dari 2.000 jamaah ilegal yang mencoba memasuki Makkah dan melanggar tindakan pencegahan corona dan protokol kesehatan. Al Jazeera

MAKKAH, Arab Saudi (Waspada): Otoritas Arab Saudi menahan 2.050 orang yang mencoba menyusup ke kota suci Makkah untuk melaksanakan ibadah haji tanpa izin resmi.

Saudi juga telah menetapkan aturan denda terhadap jamaah haji ilegal selama pandemi virus corona.

Dikutip dari Gulf News, Minggu (2/8/2020), juru bicara Komando Pasukan Keamanan Haji yang menyatakan telah menindak para pelanggar.

Mereka telah melakukan ibadah haji yang melanggar tindakan pencegahan Corona dan protokol kesehatan.

Juru bicara itu melanjutkan, pasukan keamanan telah memperketat keamanan di dalam dan sekitar situs suci untuk menegakkan peraturan dan menangkap pelanggar selama beberapa hari sebelum ziarah tahunan haji.

Pada 19 Juli, Arab Saudi mulai melarang orang yang tanpa izin memasuki tempat-tempat suci di Mekah, Muzdalifah, Arafat dan Mina. Semua wilayah ini dijaga ketat.

Pembatasan itu tetap berlaku sampai akhir hari Minggu (2/8) untuk memastikan jumlah jamaah haji diperkecil dengan aman di tengah kekhawatiran penyebaran virus corona.

Untuk diketahui, Meskipun Corona masih merebak, Arab Saudi tetap menggelar ibadah haji terbatas untuk warga yang ada di sana. Namun, denda siap menunggu para pendatang ilegal yang datang saat musim haji.

Seperti dilansir dari kantor berita Al Arabiya, Minggu (12/7/2020) Kementerian Dalam Negeri Kerajaan Saudi mengatakan denda itu akan mulai berlaku mulai 19 Juli (28 Dhul Qadah) hingga 2 Agustus (12 Dhul Hijjah).

Jumlahnya yakni 10.000 riyal atau sekitar Rp 38 juta. Denda yang diterima oleh pelanggar, akan berlipat ganda menjadi 20.000 riyal Saudi (US$ 5.332) apabila pelanggaran itu berulang.

“Sumber resmi di Kementerian Dalam Negeri meminta semua warga dan penduduk untuk mematuhi instruksi untuk musim haji tahun ini, menekankan bahwa petugas keamanan akan memulai tugas mereka di semua jalan dan jalur yang mengarah ke situs suci untuk mencegah pelanggaran dan mengontrol setiap upaya untuk memasuki area selama periode yang ditentukan,” kata Kemendagari Saudi dalam pernyataannya. (spa/gulf news/m11)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2