Waspada
Waspada » Rumah Sakit Di Turki Terbakar, 19 Pasien Corona Meninggal
Internasional

Rumah Sakit Di Turki Terbakar, 19 Pasien Corona Meninggal

Sejumlah polisi berjaga di sekitar Rumah Sakit Universitas Sanko di Turki yang terbakar pada Sabtu (19/12/2020) subuh waktu setempat karena ledakan tangki oksigen. New York Post

ANKARA, Turki (Waspada): Kebakaran akibat ledakan tabung oksigen terjadi di rumah sakit di Turki bagian tenggara. Setidaknya, 10 orang pasien virus Corona (Covid-19) dinyatakan meninggal dunia.

Dilansir dari kantor berita AFP, Minggu (20/12/2020), Kementerian Kesehatan Turki menyampaikan ada 19 pasien virus corona di bangsal perawatan intensif di daerah Gaziatep tersebut. Kebakaran terjadi pada Sabtu (19/12/2020) dipicu oleh ledakan tangki oksigen.

Pihak Rumah Sakit Universitas Sanko yang nahas itu dalam sebuah pernyataan mengatakan para korban berusia antara 56 dan 85 tahun.

Dikatakan pula, 14 pasien sisanya yang sedang menjalani perawatan intensif dipindahkan ke rumah sakit lain.

Menurut kantor gubernur provinsi, “perangkat oksigen tekanan tinggi” meledak pada pukul 04.45 pagi waktu setempat. Meski menelan korban jiwa, tidak ada korban yang terluka yang dilaporkan dalam kebakaran itu.

“Kami sangat sedih dengan tragedi ini,” kata Menteri Kesehatan Turki, Fahrettin Koca sebelum kunjungan yang direncanakan ke rumah sakit.

Dipastikan, semua korban meninggal kejadian adalah pasien COVID. Sementara itu, pasien yang terdampak kebakaran dipindah ke rumah sakit lain.

Dari gambar-gambar yang dirilis oleh sejumlah media lokal menunjukkan bangsal yang hancur. Tempat tidur di rumah sakit hangus terbakar.

Unit perawatan intensif di seluruh Turki saat ini memiliki tingkat hunian yang mencapai 74 persen karena wabah virus corona.

Pada Jumat 18 Desember malam, Kementerian Kesehatan Turki melaporkan 26.410 kasus virus corona baru, menjadikan kasus total di negara itu sejak Maret menjadi 1,98 juta dengan kematian sebanyak 17.610.

Sebagai pencegahan lonjakan kasus, pemerintah memperkuat pembatasan yang telah diberlakukan pada akhir November dengan jam malam total selama akhir pekan dan sebagian selama seminggu. (afp/m11)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2