Robot Pintar Layani Jamaah Di Masjidil Haram

  • Bagikan
Pelayanan bagi jamaah di Masjidil Haram semakin dimanjakan dengan adanya beberapa layanan dan teknologi cerdas seperti robot pintar pemandu. Robot ini juga menawarkan layanan berbuka puasa dan menjawab pertanyaan pengunjung. SPA

     RIYADH, Arab Saudi (Waspada): Kepresidenan Umum urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi menawarkan beberapa layanan dan teknologi cerdas bagi pengunjung Dua Masjid Suci.

     Dilansir di Riyadh Daily, Senin (15/11/2021), hal ini dilakukan dalam upaya mengembangkan layanan yang ditawarkannya bagi pengunjung dan peziarah.

     Salah satu layanan yang dimaksud adalah keberadaan robot pintar pemandu, yang membantu dalam melakukan ritual mereka. Robot ini juga menawarkan layanan berbuka puasa dan menjawab pertanyaan pengunjung.

     Ada kemungkinan nantinya ditambahkan layanan terjemahan instan ke beberapa bahasa, selain berkomunikasi dengan syekh dari jarak jauh dan mengatur arahan dalam lebih dari satu bahasa.

     Robot pintar ini, yang dikendalikan dari jarak jauh, telah mendukung 11 bahasa, yaitu Arab, Inggris, Prancis, Rusia, Persia, Turki, Malawi, Urdu, Cina, Bengali dan Hausa.

     Robot tersebut memiliki layar sentuh 21 inci, berfungsi untuk melayani beberapa masalah yang menjadi perhatian pengunjung Masjidil Haram. Salah satunya, seperti bimbingan dan mengungkapkan pendapat.

     Robot dengan empat roda ini dilengkapi sistem penghentian cerdas, yang memungkinkannya bergerak dengan mulus dan fleksibel, selain memiliki kamera berkualitas tinggi untuk transmisi.

     Kepresidenan juga menawarkan layanan “Maqra’ Al-Haramayn”, Pembaca Dua Masjid Suci. Layanan ini mengajarkan Alquran dari Dua Masjid Suci kepada umat Islam di seluruh dunia melalui penggunaan teknologi modern transmisi dari dalam Masjidil Haram.

     Layanan ini berguna bagi mereka yang ingin meningkatkan hafalan dan menerima sertifikat. Bagi pengunjung Masjidil Haram, atau mereka yang ingin mengenyam pendidikan jarak jauh, layanan ini bisa diakses melalui enam bahasa, yaitu Arab, Inggris, Urdu, Indonesia, Malawi dan Hausa.

     Kepresidenan yang diwakili oleh General Administration for Quran and Books juga meluncurkan “Smart Quran”. Perangkat elektronik ini diluncurkan dengan tujuan melayani pengunjung Masjidil Haram, yang didedikasikan untuk membaca Alquran di Bahasa Brail. Alquran ini berukuran kecil dan mudah digunakan dalam hal berpindah antar halamannya. (Riyadh daily/m11)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *