Waspada
Waspada » Resmi Jadi Cawapres, Kamala Harris Cetak Sejarah
Internasional

Resmi Jadi Cawapres, Kamala Harris Cetak Sejarah

Kamala Harris saat berpidato di Konvensi Partai Demokrat usai dinobatkan sebagai Cawapres, Rabu (19/8/2020). AP

WILMINGTON, AS (Waspada): Kamala Harris mencetak sejarah sebagai perempuan kulit hitam pertama yang diresmikan sebagai calon wakil presiden Amrika Serikat dari Partai Demokrat.

Dilansir AFP Kamis (20/8/2020), dia bergabung bersama Barack Obama dan Hillary Clinton menyerang Presiden Donald Trump, menyebutnya gagal dalam memimpin.

Kamala Harris menyatakan, petahana “mengubah tragedi menjadi senjata politik”, dan menyerukan publik agar memilih Joe Biden karena bisa menyatukan mereka.

“Kegagalan Donald Trump dalam memimpin telah menyebabkan korban jiwa dan ekonomi. Saat ini, kita berada di titik kritis,” kata Harris. Beberapa saat sebelum Harris berpidato, Barack Obama menyerang penerusnya seraya memberikan dukungan bagi Biden dalam merebut kursi Gedung Putih.

Dalam pernyataannya, Obama menuturkan ketika memindahkan estafet kekuasaan pada 2017, dia berpikir Trump akan lebih serius dalam bertugas. “Tapi dia tidak pernah melakukannya,” ujar mantan presiden periode 2009-2017 itu.

Di tangan Trump, Obama menyebut dampaknya adalah reputasi AS di mata dunia yang semakin merosot. Belum lagi ancaman demokrasi yang mereka alami. Obama juga menyebut Trump hanya memahami perannya sekadar sebagai reality show.

Obama sempat berharap Trump akan lebih serius dalam melihat perannya sebagai orang nomor satu di AS. Dia menuturkan presiden dari Partai Republik tersebut bakal merasakan tanggung jawab dan memelihara demokrasi dalam kekuasaannya.

Tetapi dalam pandangan Obama, suksesornya itu sama sekali tidak tertarik dengan tugasnya. Yang dia lakukan hanya membantu dirinya dan kroninya. “Tak tertarik melihat nilai kepresidenan lebih dari sekadar reality show yang bisa dia pakai untuk mendapat perhatian,” tudingnya.

Trump sendiri pada Rabu (19/8/2020) sempat merespons dengan berujar, dia menjadi presiden karena Obama dan Joe Biden tidak becus dalam bertugas.

Hillary Clinton, mantan ibu negara sekaligus menteri luar negeri AS, meminta kepada publik AS agar habis-habisan mendukung perubahan yang diusung Partai Demokrat.

Selain Obama dan Clinton, politisi lain yang ikut dalam konvensi Demokrat antara lain Senator Massachusetts Elizabeth Warren. Kemudian Ketua DPR AS Nancy Pelosi, mantan anggota Kongres AS asal Arizona Gabrielle Giffords, serta Emma Gonzalez, penyintas penembakan massal Parkland pada 2018.

Kamala Harris dilaporkan berpidato di Wilmington, Delaware, yang menjadi kampung halaman Joe Biden sekaligus markas besar kampanye mereka. Nominasi jelas bersejarah bagi perempuan keturunan Jamaika dan India, yang saat ini merupakan senator dari daerah pemilihan California. (afp/m11)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2