Qatar-Saudi Buka Kembali Penerbangan Setelah Perselisihan Pulih

  • Bagikan
Qatar dan Arab Saudi telah mengumumkan dimulainya kembali perjalanan udara antara kedua negara setelah bertahun-tahun ditutup karena perselisihan diplomatik regional. AP

DOHA, Qatar (Waspada): Maskapai nasional Qatar dan Arab Saudi telah mengumumkan dimulainya kembali perjalanan udara antara kedua negara pada pekan depan, setelah bertahun-tahun ditutup karena perselisihan diplomatik regional.

KTT Dewan Kerja sama Teluk (GCC) pada Selasa pekan lalu menyatakan diakhirinya keretakan pahit di mana anggota Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain bersama dengan Mesir, memblokir Qatar sejak Juni 2017.

Beberapa negara itu memutuskan hubungan diplomatik, perdagangan dan perjalanan dengan Qatar, setelah menuduhnya mendukung terorisme, yang kemudian dibantah keras oleh Doha.

Kuwait dan Amerika Serikat telah menjadi penengah untuk rekonsiliasi. Menjelang KTT GCC ke-41 yang diadakan di Arab Saudi, kerajaan tersebut setuju untuk membuka kembali perbatasan udara, laut, dan daratnya dengan Qatar, sebuah terobosan besar dalam krisis Teluk, seperti yang dilansir dari Al Jazeera pada Minggu (10/1//2021).

Maskapai Saudi Arabian Airlines milik negara pada Sabtu (9/1/2021) mengatakan akan mengoperasikan penerbangan dari ibu kota Riyadh dan kota pelabuhan Jeddah ke ibu kota Qatar, Doha mulai Senin (11/1/2021).

Maskapai nasional Qatar juga mengumumkan di Twitter dimulainya kembali penerbangan ke tiga kota Saudi pada pekan depan. Penerbangan pertama akan melayani dari Doha ke Riyadh.

Pelintasan perbatasan dibuka kembali Pengumuman itu datang ketika Arab Saudi dan Qatar membuka kembali perbatasan darat utama pada Sabtu. Televisi pemerintah Saudi, Al-Ekhbariya menayangkan cuplikan mobil Qatar memasuki kerajaan melalui penyeberangan perbatasan Salwa.

“Syukur, krisis telah teratasi,” kata seorang pria Qatar di mobilnya kepada penyiar. “Saya menghargai sambutan hangat dari saudara-saudara kita,” lanjutnya. Sekitar 68 mobil memasuki Arab Saudi melalui penyeberangan, sementara 20 lainnya berangkat ke Qatar pada Sabtu, kata seorang pejabat bea cukai Saudi.

“Penyeberangan beroperasi penuh. Kami menyambut warga Qatar,” kata kepala bea cukai di penyeberangan Salwa, Ali al-Aklabi kepada kepada Al-Ekhbariya.

Sementara itu, Qatar mengatakan kedatangan melalui perbatasannya dengan Arab Saudi mulai Sabtu itu akan menjalani tindakan keamanan terkait virus corona.

Mereka termasuk menjalani tes virus corona dan mendapatkan sertifikat bebas virus tidak lebih dari 72 jam sebelum perjalanan.

Semua kedatangan juga akan menjalani karantina hotel selama satu pekan, imbuh Kantor Komunikasi Pemerintah Qatar dalam pernyataan online. (Aljazeera/m11)

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *