Waspada
Waspada » PM Jepang Mundur Karena Masalah Kesehatan
Internasional

PM Jepang Mundur Karena Masalah Kesehatan

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe menyatakan pengunduran dirinya dalam konferensi pers Jumat (28/8/2020). Ia secara resmi mengundurkan diri karena masalah kesehatan yang semakin memburuk. AP

TOKYO, Jepang (Waspada): Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe pada Jumat (28/8/2020) secara resmi mengundurkan diri karena masalah kesehatan yang semakin memburuk.

“Saya tidak bisa menjadi Perdana Menteri jika saya tidak bisa mengambil keputusan terbaik bagi rakyat,” ucap PM 65 tahun itu dalam konferensi pers di Tokyo.

“Saya telah memutuskan untuk mundur dari jabatan saya,” tegas Abe dalam pernyataannya.

Diketahui bahwa Abe menderita penyakit colitis ulseratif (ulcerative colitis) selama bertahun-tahun. Dalam dua pekan terakhir, Abe diketahui dua kali mendatangi rumah sakit untuk memeriksakan diri.

Hal itu sempat memicu spekulasi soal penyakitnya yang semakin memburuk dan memunculkan pertanyaan apakah dia akan mampu menjabat PM Jepang hingga masa jabatannya, baik sebagai PM maupun sebagai Ketua Partai Demokratik Liberal Jepang (LDP), berakhir pada September 2021 mendatang.

Abe diketahui pertama menjabat PM Jepang tahun 2006 saat usianya 52 tahun — yang termuda di Jepang era pascaperang. Namun setahun setelah menjabat, dia mundur dari jabatannya karena mulai mengalami gejala yang parah.

Abe kembali ke dunia politik sekitar 5 tahun kemudian, atau pada Desember 2012 dan memimpin Jepang untuk periode kedua. Kondisinya saat itu tampak stabil berkat pengobatan baru yang menekan peradangan ususnya.

Masa jabatan Abe sebagai PM Jepang telah mencapai 7 tahun 8 bulan. Hal ini menjadikan Abe sebagai PM Jepang yang menjabat paling lama.

Sejumlah sumber menyebut kelainan ditemukan saat Abe menjalani pemeriksaan terbaru pada Juni lalu.

Disebutkan sumber itu bahwa hasil pemeriksaan kedua di Rumah Sakit Universitas Keio pada 17 Agustus lalu menemukan bahwa kondisinya semakin memburuk.

Pemeriksaan lanjutan sekitar satu pekan kemudian, menunjukkan bahwa gejala-gejalanya mereda dengan penggunaan obat. Namun para dokter menyatakan bahwa Abe perlu melanjutkan pengobatan hingga tahun depan.

Abe diketahui mendatangi rumah sakit untuk memeriksakan diri sebanyak dua kali dalam dua pekan terakhir, yang semakin mengobarkan spekulasi soal kesehatannya yang memburuk. (reuters/afp/m11)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2