Waspada
Waspada » PM Israel Didesak Mundur Oleh Warganya
Internasional

PM Israel Didesak Mundur Oleh Warganya

Polisi mengamankan demonstran yang berunjuk rasa mendesak Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk mundur terkait kasus korupsi yang saat ini sudah ke tahap persidangan. TOI

TEL AVIV, Israel (Waspada): Ratusan warga Israel, Sabtu (27/6/2020) waktu setempat, berdemonstrasi mendesak Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk mundur terkait kasus korupsi yang saat ini sudah ke tahap persidangan. Massa mendatangi langsung kediaman Netanyahu di luar Yerusalem.

Demonstrasi ini juga digelar untuk memprotes penahanan tujuh pengunjuk rasa  yang turun ke jalan pada Jumat (26/6/2020), mengusung tuntutan yang sama. Mereka berpandangan tak layak bagi Netanyahu tetap mempertahankan jabatan dalam status sebagai terdakwa.

Dikutip dari Reuters, Minggu (28/6/2020), para demonstran membawa spanduk menggambarkan Netanyahu sebagai pejabat jahat. Di antara tujuh demonstran yang ditahan itu adalah purnawirawan Angkatan Udara Israel yang populer, Amir Haskel.

Menurut polisi, demonstrasi pada Jumat melanggar hukum karena massa memblokir jalan. Amir Haskel dan tiga orang lainnya tetap ditahan karena menolak syarat pembebasan yakni tak ikut dalam unjuk rasa berikutnya.

Persidangan kasus korupsi Netanyahu dengan tuduhan penipuan, pelanggaran kepercayaan, dan suap, mulai digelar di pengadilan Yerusalem bulan lalu. Sidang lanjutan  akan digelar pada Juli.

Sementara itu pemerintahan baru Netanyahu dimulai bulan lalu setelah terjadi kebuntuan politik selama lebih dari 1 tahun. Netanyahu sepakat membagi kekuasaan dengan rival politiknya Benny Gantz.

Di bawah kesepakatan pembagian kekuasaan, Netanyahu tetap menjadi perdana menteri, sementara Gantz diangkat sebagai menteri pertahanan dan perdana menteri pengganti.

Keduanya juga sepakat berganti jabatan perdana menteri setelah 18 bulan, meski banyak analis berharap usia pemerintahan kongklingkong ini tak bertahan selama itu. (reuters/m11)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2