Waspada
Waspada » Perusahaan Di Iran Ini Produksi Bendera AS Dan Israel Untuk Dibakar
Internasional

Perusahaan Di Iran Ini Produksi Bendera AS Dan Israel Untuk Dibakar

Ilustrasi

Sebuah perusahaan di Iran menerima banyak pesanan bendera negara-negara Barat, yakni Amerika Serikat, Israel, dan Inggris. Tapi bendera-bendera itu dipesan bukan untuk acara kenegaraan, melainkan dibakar.

Sejak unjuk rasa pecah terkait pembunuhan jenderal Qasem Soleimani oleh pasukan AS pada 3 Januari lalu, banyak warga Iran yang mencari bendera negara-negara tersebut untuk dibakar.

Pabrik yang berlokasi di Kota Khomein itu memproduksi sekitar 2.000 bendera AS dan Israel per bulan. Dalam setahun, pabrik bernama Diba Parcham itu bisa menghabiskan bahan 500.000 meter persegi untuk membuat bendera.

Setiap kali ada aksi unjuk rasa, demonstran selalu membawa bendera AS, Israel, bahkan Inggris, untuk diinjak-injak lalu dibakar. Pemilik pabrik, Ghasem Ghanjani, mengaku tak punya masalah dengan rakyat AS dan Israel, melainkan dengan pemerintahan mereka.

“Kami tak punya masalah dengan rakyat AS dan Inggris. Kami punya masalah dengan gubernur, presiden, dan kebijakan mereka yang salah,” ujarnya, dikutip dari Reuters, Kamis (30/1/2020).

“Rakyat AS dan Israel tahu bahwa kita tidak punya masalah dengan mereka. Jika orang membakar bendera negara-negara saat unjuk rasa, itu untuk menunjukkan protes mereka,” tuturnya, lagi.

Rezaei, manajer quality control pabrik, mengatakan, membakar bendera merupakan bentuk kebencian yang paling bisa dilakukan warga Iran kepada AS.

Bagi kelompok garis keras di Iran, sentimen anti-AS merupakan inti dari revolusi Islam. (reuters/And)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2