Waspada
Waspada » Pernikahan Putri Raja Narkoba Mewah Dan Dijaga Pembunuh Bayaran
Internasional

Pernikahan Putri Raja Narkoba Mewah Dan Dijaga Pembunuh Bayaran

Alejandrina Gisselle Guzmán Salazar bersama suaminya, Edgar Cazares (kanan), usai menikah di katedral di Meksiko. The Guardian

CULIACAN, Meksiko (Waspada): Putri raja narkoba Meksiko, Joaquín Archivaldo Guzmán Loera alias El Chapo, menikah dengan keponakan seorang pengedar narkoba dalam sebuah pesta mewah.

Mobil-mobil mewah lapis baja dan para pembunuh bayaran dari berbagai kartel narkoba mengamankan acara tersebut dengan ketat. El Chapo adalah bos kartel narkoba Sinaloa di Meksiko yang saat ini dipenjara di Amerika Serikat (AS).

Lantaran mendekam di penjara, El Chapo tidak bisa mengantar putrinya, Alejandrina Gisselle Guzman, menyongsong lembaran hidup baru.

Alejandrina, 38, dan pengantin pria Edgar Cazares tiba dengan SUV berlapis baja di sebuah katedral, tempat pernikahan berlangsung. Katedral yang berada di Culiacan, Meksiko ditutup untuk publik dengan pita kuning polisi seperti layaknya tempat kejadian perkara.

Menurut laporan surat kabar Mexico Reforma, pernikahan itu berlangsung pada 25 Januari lalu. Mexico Reforma membuat judul utama; “Katedral dikunci untuk pernikahan putri El Chapo.”

Dari sejumlah foto dan video yang diunggah di media sosial menunjukkan pengantin wanita tiba di katedral Culiacan. Resepsi menampilkan musisi-musisi Meksiko yang populer dan pengantin baru menonton pertunjukan kembang api pribadi.

Bagi para pengamat Meksiko yang berpengalaman, pernikahan itu sekali lagi menawarkan pengingat yang tidak nyaman tentang pengaruh kejahatan terorganisir di banyak kantong di negara itu, karena kemampuannya untuk mengambil hati masyarakat luas dan hubungannya dengan gereja Katolik.

Hal ini juga mengingatkan orang Meksiko akan warisan El Chapo yang masih melekat di negara bagian Sinaloa, di mana kerajaan kriminalnya menyediakan pekerjaan dan amal narsis bagi banyak orang, dan anak-anaknya telah menggantikannya sebagai pemimpin kartel Sinaloa.

“Ini adalah pengingat betapa tertanam dan kuatnya keluarga Guzmán dalam masyarakat Sinaloa. Mereka secara efektif adalah bagian dari elite,” kata Falko Ernst, analis senior Meksiko untuk International Crisis Group, seperti dilansir The Guardian, Senin (3/2/2020). “Mereka diperlakukan seperti itu oleh anggota elite lainnya, termasuk bagian dari gereja,” ujarnya. (the guardian/And)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2