Penembakan Massal Di Pesta Ulang Tahun, 7 Orang Tewas Termasuk Pelaku - Waspada

Penembakan Massal Di Pesta Ulang Tahun, 7 Orang Tewas Termasuk Pelaku

  • Bagikan
Polisi berjaga dan menyelidiki lokasi terjadinya penembakan yang menewaskan 7 orang, termasuk pelaku, di sebuah acara pesta ulang tahun di Colorado, Amerika Serikat, Minggu (9/5/2021) pagi. AP

COLORADO SPRINGS, AS (Waspada): Penembakan massal kembali terjadi di Amerika Serikat. Seorang pria bersenjata melepaskan tembakan di acara pesta ulang tahun di Colorado pada Minggu (9/5/2021) pagi waktu setempat dan menewaskan enam orang. Pelaku penembakan kemudian tewas bunuh diri.

Dilansir kantor berita AFP, Senin (10/5/2021), kepolisian Colorado Springs segera menanggapi panggilan darurat di sebuah areal parkir mobil rumah, di mana mereka menemukan enam orang dewasa ditembak mati dan satu pria dewasa yang terluka parah.

Pria yang terluka itu kemudian dibawa ke rumah sakit setempat, di mana dia meninggal karena luka-lukanya. Investigasi awal mengungkapkan bahwa sejumlah keluarga berkumpul untuk pesta ulang tahun di dalam salah satu trailer ketika penembakan terjadi.

“Tersangka, pacar salah satu korban perempuan, berkendara ke kediaman (trailer) tersebut, masuk dan mulai menembak orang-orang di pesta itu sebelum bunuh diri,” kata kepolisian dalam sebuah pernyataan. “Kami masih menyelidiki untuk memastikan motifnya,” imbuh kepolisian.

Kepolisian menyatakan, tak satu pun dari anak-anak di pesta terluka dalam serangan itu, dan mereka diasuh oleh anggota keluarga. Para korban belum diidentifikasi secara publik.

“Dari petugas yang menanggapi penembakan hingga penyelidik yang masih berada di lokasi, kami semua sangat terguncang,” kata kepala polisi Colorado Springs Vince Niski. “Ini adalah sesuatu yang Anda harap tidak pernah terjadi di komunitas Anda sendiri,” imbuhnya.

Seorang wanita yang tinggal di areal rumah mobil tersebut mengatakan kepada surat kabar Denver Post bahwa dia terbangun oleh suara tembakan yang begitu banyak sehingga dia mengira itu adalah badai petir.

Media lokal melaporkan, penembakan ini merupakan penembakan massal ketiga di Colorado Springs sejak Oktober 2015, termasuk pembantaian Halloween secara acak dan serangan terhadap klinik Planned Parenthood pada November tahun yang sama.

Amerika Serikat telah mengalami serentetan penembakan massal dalam beberapa bulan terakhir, termasuk di fasilitas FedEx di Indianapolis, gedung perkantoran di California, toko bahan makanan di Boulder, Colorado, dan di beberapa spa di Atlanta.

Presiden Joe Biden bulan lalu menyebut kekerasan senjata di AS sebagai “epidemi” dan “rasa malu internasional”. Menurut Arsip Kekerasan Senjata, ada lebih dari 43.000 kematian terkait senjata di Amerika Serikat tahun lalu, termasuk bunuh diri. (afp/m11)

  • Bagikan