Waspada
Waspada » Pendeta Berkedok Nabi Bawa Kabur Uang Jutaan Dolar Milik Pengikutnya
Internasional

Pendeta Berkedok Nabi Bawa Kabur Uang Jutaan Dolar Milik Pengikutnya

Pendeta Sheperd Bushiri yang mengaku nabi hidup mewah berasal dari uang pengikutnya di Afrika Selatan. The Times

PRETORIA, Afrika Selatan (Waspada): Seorang pria yang mengaku dirinya sebagai nabi kabur saat terbelit kasus pencucian uang pengikutnya senilai jutaan dolar AS. Dia beralasan ingin menyelamatkan diri setelah ada ancaman pembunuhan.

Pendeta Shepherd Bushiri memproklamirkan dirinya sebagai ‘Nabi’ karena mengaku mendapat wahyu dan mukjizat dari Tuhan. Dia kemudian mendirikan sekte yang berhasil menarik pengikut Gereja Christian Gathering di ibu kota Afrika Selatan, Pretoria.

Berkedok investasi akhirat, Pendeta Sheperd berhasil mengumpulkan sumbangan dari para pengikutnya hingga jutaan dolar AS. Uang tersebut kemudian digunakan Sheperd dan keluarganya untuk hidup mewah.

Pada Oktober lalu, Sheperd dan isrinya ditangkap polisi kota Pretoria atas dugaan penipuan dan pencucian uang. Sebulan berselang, mereka bebas atas jaminan dari pemerintah Afsel dengan syarat tidak boleh keluar dari Provinsi Gauteng.

Sheperd memanfaatkan kesempatan tersebut untuk kabur ke negaranya, Malawi. Dia menjelaskan langkah tersebut diambil setelah menerima ancaman pembunuhan, tanpa menjelaskan secara terperinci bentuk ancaman.

“Ada upaya yang jelas dan nyata untuk membuat diri saya sendiri, istri saya dan keluarga saya terbunuhm dan tidak pernah ada perlindungan dari negara (Afsel),” ujarnya dikutip dari AFP, Minggu (15/11/2020).

“Kepulangan kami ke Malawi, merupakan langkah taktis melarikan diri dari Afrika Selatan semata-mata untuk menyelamatkan hidup kami,” lanjutnya. “Kami harus hidup untuk bersaksi,” ucapnya.

Pendeta Sheperd diduga kabur menumpang jet kepresidenan Malawi Ada dugaan Sheperd menumpang pesawat Presiden Malawi, Lazarus Chakwea, setelah melakukan kunjungan diplomatik selama dua hari di Afrika Selatan.

Rombongan presiden Lazarus bertolak dari Afsel pada Sabtu (14/11/2020). Namun, informasi tersebut disanggah oleh juru bicara kepresidenan Afsel, Brian Banda.

Dia menegaskan pendeta Sheperd tidak ada dalam jet kepresidenan. “Tuduhan Nabi Gembala Bushiri datang dalam penerbangan yang sama dengan presiden adalah salah,” katanya. (afp/m11)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2