Waspada
Waspada » Pemilu Israel: Netanyahu Klaim Kemenangan Dari Hasil Exit Poll
Internasional

Pemilu Israel: Netanyahu Klaim Kemenangan Dari Hasil Exit Poll

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu didampingi istrinya, Sara, berpidato di hadapan para pendukungnya di Tel Aviv, Senin, usai menerima hasil exit poll Pemilu. AP

TEL AVIV, Israel (Waspada): Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengklaim kemenangan dalam Pemilu Israel, setelah hasil sejumlah exit poll menunjukkan dirinya unggul tipis dari saingan utamanya, Benny Gantz.

Tiga proyeksi menunjukkan Partai Likud Netanyahu yang berhaluan sayap kanan mendapat 36 atau 37 kursi di Parlemen, sedangkan aliansi Gantz yang berhaluan tengah, Biru dan Putih, mendapatkan antara 32 dan 34 kursi.

Jajak pendapat sebelum pemilihan menunjukkan bahwa Likud serta Biru dan Putih kurang lebih sama kuat sehingga Netanyahu maupun Gantz belum pasti akan menuju kemenangan.

Tapi perhitungan exit poll yang diterbitkan oleh tiga siaran berita terbesar Israel menunjukkan Likud berada di jalur untuk memenangi antara tiga hingga lima kursi lebih banyak daripada Biru dan Putih.

Namun, perhitungan dengan cara exit poll itu menunjukkan partai Likud dan para sekutunya mungkin gagal mendapatkan mayoritas kursi di Parlemen. Pemilu yanf berlangsung Senin (2/3) adalah pemilihan umum ketiga Israel dalam waktu kurang dari setahun. Tak satu pun dari kedua pemimpin partai utama mampu memimpin mayoritas di Parlemen dengan 120 kursi setelah dua putaran terakhir.

Netanyahu, 70, adalah pemimpin Israel yang paling lama menjabat. Ia telah menjabat sejak 1996 hingga 1999 dan sekali lagi dari 2009, dan sekarang mengincar periode kelima. Pemilihan ini berlangsung dua pekan sebelum Netanyahu dijadwalkan di pengadilan untuk menghadapi tuduhan korupsi, yang dia bantah.

Aliansi partai-partai Arab diproyeksikan untuk mendapatkan 14 atau 15 kursi; partai ultra-Ortodoks Shas dan Yudaisme Taurat Bersatu 16 atau 17 di antara mereka; partai nasionalis Yisrael Beitenu enam atau tujuh; aliansi Yamina sayap kanan enam atau tujuh; dan daftar kiri-kanan Partai Buruh-Gesher-Meretz enam atau tujuh.

Jika perhitungan itu akurat, Likud dan sekutu sayap kanannya berakhir dengan 59 atau 60 kursi satu atau dua kursi lebih sedikit dari mayoritas di Parlemen. Hasil awal diperkirakan akan dirilis pada hari Selasa, dan hitung cepat pernah menunjukkan ketidakakuratan di masa lalu. (bbc/And)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2