Pemerintah Arab Saudi Rilis Syarat Dan Panduan Terbaru Umrah

  • Bagikan
Jamaah menunaikan shalat di Masjidil Haram, Makkah, tanpa pembatasan Covid-19. Pemerintah Arab Saudi merilis syarat dan panduan umrah bagi calon jamaah. Haramain Info

     MAKKAH, Arab Saudi (Waspada): Pemerintah Arab Saudi merilis syarat dan panduan umrah bagi calon jamaah. Seperti diketahui, pemerintah negeri kerajaan itu telah melonggarkan pembatasan Covid-19 di Masjidil Haram pada pekan lalu.

     Dikutip dari laman Haramain Info, Kamis (28/10/2021), mataaf di Masjidil Haram kini dapat diikuti oleh lebih banyak orang seiring bertambahnya slot yang tersedia dan dapat dipesan oleh jamaah untuk melaksanakan umrah melalui aplikasi EatMarna. Adalah penting bagi para jamaah untuk memesan slot untuk umrah dan shalat melalui aplikasi itu.

     Berikut syarat dan panduan yang wajib dipenuhi oleh para jamaah untuk umrah dan shalat di Masjidil Haram seperti dikutip dari Haramain Info.

     Daftar penting yang perlu dimiliki sebelum pergi menuju Kerajaan Arab Saudi untuk di masa pandemi:

  1. Paspor yang masih berlaku
  2. Visa umrah/turis
  3. Formulir pendaftaran online Muqeem
  4. Sertifikat PCR
  5. Sertifikat vaksinasi
  6. Ponsel yang dapat digunakan untuk mengakses aplikasi Tawakkalna dan Eatmarna.

     Daftar penting setelah tiba di Kerajaan Arab Saudi:

  1. Membeli kartu SIM yang berisi paket data
  2. Mendaftar melalui aplikasi Tawakkalna dan Eatmarna
  3. Pesan slot umrah dan shalat (tersedia 3 slot sekali pesan)
  4. Pesan slot untuk melakukan Rawdah

     Sementara itu, Presiden Kepresidenan Umum Urusan Dua Masjid Suci Syekh Dr Abdulrahman Bin Abdulaziz Al-Sudais pada Rabu meresmikan robot pintar yang bertugas mendesinfeksi Masjidil Haram.

     Dilansir Gulf News, Kamis (28/10/2021), robot disinfeksi ini dapat menampung lebih dari 68 liter disinfektan dan mampu membersihkan lebih dari 2.000 meter persegi per jam serta mampu beroperasi selama 4 jam per hari.

     Dr Al-Sudais menekankan bahwa Kepresidenan Umum bekerja sesuai dengan metodologi yang jelas yang bergantung pada persiapan Dua Masjid Suci, dengan sistem layanan terbaru sesuai dengan studi dan spesifikasi internasional modern terkini, untuk memastikan bahwa peziarah dan pengunjung mendapatkan pengalaman terbaik saat berkunjung ke Dua Masjid Suci. 

     Kepresidenan bekerja untuk memberikan layanan dengan cara yang mencerminkan citra Kerajaan yang terhormat dan beradab dalam melayani Dua Masjid Suci dan peziarahnya, kata dia.

     Ia juga memuji tugas robot pintar dan sarana teknologi modern serta peran aktifnya dalam meningkatkan sistem pelayanan yang diberikan kepada pengunjung Masjidil Haram sesuai dengan standar internasional terkini. (haramain/gulf news/m11)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *