Waspada
Waspada » Pelaku Penembakan Di Thailand Sempat Update Status Usai Bunuh 17 Orang
Internasional

Pelaku Penembakan Di Thailand Sempat Update Status Usai Bunuh 17 Orang

Jakraphanth Thomma dalam unggahannya di Facebook saat menyebar teror. Daily Mail

BANGKOK, Thailand (Waspada): Jakraphanth Thomma, tentara yang membunuh 25 orang di kuil dan pusat perbelanjaan Kota Nakhon Ratchasima, Thailand, menyempatkan diri untuk meng-update status di Facebook usai membunuh 17 orang.

Saat itu, tentara berpangkat sersan mayor tersebut juga sempat mengunggah video tayangan langsung dia menyerang kota yang dikenal dengan nama Korat itu. “Haruskah saya menyerah?,” tulisnya dalam unggahannya di Facebook, sebagaimana diberitakan BBC, Minggu (9/2/2020).

Dalam video tersebut, Jakraphanth mengenakan helm tentara, pakaian taktis lengkap, sambil berada di sebuah mobil perang sejenis Humvee. Ia mengungkapkan bahwa dirinya lelah dan tidak bisa lagi menarik pelatuk dari jarinya lagi.

Selain itu, sebelum melakukan penembakan massal, dia sempat mengunggah foto di mana terdapat pistol dan tiga butir peluru. “Ini adalah waktunya untuk bersenang-senang,” demikian keterangan di foto.

Ditambah juga keterangan lain, “tidak ada yang bisa menghindari kematian”. Namun saat ini, unggahan video yang dirinya unggah dalam penembakan di Korat tersebut dilaporkan telah dihapus.

Jakraphanth melakukan serangan di Kuil Buddha dan pusat perbelanjaan di Nakhon Ratchasima, kota di timur laut Bangkok, sekitar pukul 15.00 waktu setempat.

Total ada 25 orang tewas, sementara 31 lainnya terluka dalam insiden tersebut. Juru bicara kepolisian Bangkok Krissana Pattanacharoen mengungkapkan bahwa Jakraphanth menggunakan senapan mesin dalam melakukan aksinya.

Jakrapanth akhirnya ditembak mati oleh tentara saat bersembunyi di dalam mal. Para pejabat dari kementerian kesehatan membenarkan tewasnya Jakrapanth. (bbc/afp/And)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2