Waspada
Waspada » Para Nakes Jadi Penerima Vaksin Covid-19 Pertama Di AS
Internasional

Para Nakes Jadi Penerima Vaksin Covid-19 Pertama Di AS

NEW YORK, AS (Waspada): Amerika Serikat pada Senin (14/12/2020) waktu setempat atau Selasa WIB, mulai melakukan penyuntikan vaksin corona di seluruh negara bagian setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) AS memberikan izin penggunaan vaksin secara darurat pada Jumat pekan lalu

Para tenaga kesehatan (Nakes) di berbagai rumah sakit menjadi penerima pertama vaksin corona buatan Pfizer-BioNtech.

Sandra Lindsay menjadi Nakes pertama yang menerima vaksin saat disuntik di Jewish Medical Center di wilayah Queens, New York. Wilayah ini merupakan pusat awal wabah COVID-19 di negara itu. Lindsay sebelumnya berjasa merawat pasien-pasien kronis.

“Saya merasa penuh harapan hari ini, lega. Saya merasa kesembuhan akan datang. Saya berharap ini menandai awal dari akhir dari waktu yang sangat menyakitkan dalam sejarah kita,” ujar Lindsay. “Saya ingin menanamkan kepercayaan publik bahwa vaksin itu aman,” tambahnya.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump berharap, vaksin ini akan dengan cepat bisa mengurangi angka kasus positif dan kematian akibat virus corona.

Saat ini Amerika Serikat merupakan negara paling terdampak virus corona. Hampir 16 juta warganya terjangkit virus tersebut. Angka kematiannya pun hampir capai 300 ribu jiwa.

Selama dua minggu terakhir, AS telah beberapa kali mencatatkan kematian nyaris 3.000 per hari, menyaingi jumlah kasus positif yang terjadi pada hari-hari awal pandemi.

Vaksinasi 3 tahap Saudi

Sementara itu Arab Saudi mengumumkan tiga fase program penyuntikan vaksin virus corona. Pekan lalu Saudi mengizinkan penggunaan vaksin Pfizer.

Vaksinasi di Saudi akan diberikan kepada warga negara dan penduduk asing. Fase pertama akan diberikan kepada warga di usia 65 tahun ke atas dan warga berisiko tinggi.

Warga usia di atas 50 tahun masuk di fase II. Sedangkan di fase III seluruh warga di Saudi akan diberi vaksin.

Meski demikian, Kementerian Kesehatan Saudi tidak memberikan keterangan kapan dimulai dan sampai kapan program tersebut berlangsung.

Kementerian Kesehatan hanya mengumumkan pendaftaran vaksin sudah dibuka. Seluruh warga Saudi dan warga asing akan diberi vaksin secara gratis.

Saudi adalah negara Teluk kedua yang mengizinkan penggunaan Pfizer. Sebelumnya langkah tersebut dilakukan pula oleh Bahrain. (afp/ap/cna/m11)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2