Waspada
Waspada » Pangeran Arab Saudi Meninggal Akibat Covid-19
Internasional

Pangeran Arab Saudi Meninggal Akibat Covid-19

RIYADH, Arab Saudi (Waspada): Salah seorang pangeran Arab Saudi, yaitu Pangeran Saud bin Abdullah bin Faisal bin Abdul Aziz Al Saud, pada Kamis (11/6/2020) pekan lalu dilaporkan meninggal akibat Covid-19, sebagaimana dilansir Middle East Monitor.

Dikutip dari Middle East Monitor, Minggu (14/6/2020), kematiannya diumumkan oleh Pengadilan Kerajaan sebagaimana dilansir kantor berita pemerintah Saudi Press Agency, namun tidak menjelaskan penyebabnya.

Satu hari setelah kematian pangeran Saud itu, seorang sumber medis kerajaan Saudi mengungkapkan bahwa beberapa anggota kerajaan berada dalam perawatan di rumah sakit dan villa pribadi mereka setelah kesehatan mereka memburuk akibat virus corona.

Sebelumnya, surat kabar New York Times telah melaporkan adanya 150 pangeran yang telah terkontaminasi Covid-19, termasuk Gubernur Riyadh, Faisal bin Bandar bin Abdul Aziz. Namun, entah bagaimana, mantan kepala intelijen Saudi, Turki Al Faisal, mengatakan angka sebenarnya kurang dari 20 orang.

Sementara itu, Dr Nezar Bahabri, sebagaimana dilansir Saudi Leaks, membenarkan bahwa ada lebih dari 1.200 kasus infeksi virus corona kritis dirawat di kerajaan itu menggunakan ventilator.

“Situasi di Jeddah dan Riyadh sangat memprihatinkan. Kami tidak mengharapkan kasus kritis mencapai angka ini, ”kata Bahabri dalam sebuah klip video. Dia menambahkan, “Saya selalu optimis dan menyerukan agar tidak khawatir tentang peningkatan jumlah (kasus infeksi), tetapi saat itu jumlah kasus kritis tidak melebihi beberapa ratus orang.”

Bahabri mengklaim lonjakan kasus kemungkinan terjadi dari peningkatan kontak sosial selama perayaan Idul Fitri pada 25 Mei. Dia mengatakan pasien yang dia monitor mengklaim gejala mereka mulai menjelang akhir Ramadhan dan hari-hari pertama Idul Fitri.

Hingga Minggu (14/6/2020), dikutip dari data Worldometers, ada 123,308 kasus virus corona di Negara kaya minyak itu dengan 932 korban tewas. Sementara 82.548 pasien berhasil sembuh. (mem/spa/m11)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2