Waspada
Waspada » Miris.. Tak Punya Uang Saat Lockdown, Ibu Di India Lempar 5 Anaknya Ke Sungai
Internasional

Miris.. Tak Punya Uang Saat Lockdown, Ibu Di India Lempar 5 Anaknya Ke Sungai

Polisi dan warga memadati pinggiran Sungai Ganga di mana seorang ibu melempar kelima anaknya. TDN

NEW DELHI, India (Waspada): Seorang ibu bernama Manju di Negara Bagian Uttar Pradesh, India, melemparkan lima anaknya ke Sungai Ganga karena tak punya uang dan kelaparan di tengah lockdown Covid-19.

Seperti dilansir Hindustan Times, insiden yang terjadi pada Minggu itu terjadi ketika Manju bertengkar dengan suaminya karena meminta uang untuk membeli kebutuhan harian. Setelah pertengkaran itu, ibu yang tinggal di desa Jahagira tersebut membawa kelima anaknya ke tepi Sungai Ganga, dan melemparkan mereka.

Manju dan suaminya terlibat perang mulut karena kelaparan dan kekurangan uang di tengah lockdown. Kelima anak itu, Shiv Shankar (8), Keshav Prasad (3), Saraswati (6), serta dua anak berusia 10 dan 12 tahun yang tak disebutkan identitasnya, diyakini tenggelam.

Manju disebut sempat ikut meloncat setelah melempar anaknya. Tetapi, dia kemudian berubah pikiran dan berenang ke tepi. Warga lokal yang kebetulan tengah bekerja di sekitar lokasi segera bergegas menyelamatkan mereka, tetapi gagal.

Hakim Distrik Bhadohi Rajendra Prasad, dan Pengawas Polisi Rambadan Singh segera menuju ke lokasi dan mengerahkan dua tim penyelam untuk menemukan jenazah lima anak itu.

Menurut keterangan Prasad, karena bertengkar dengan si suami, Manju kemudian mengambil keputusan untuk membuang anak mereka ke Sungai Gangga. Sejumlah warga lokal menuturkan, kondisi mental Manju disebut tidak fit.

Tetapi keterangan tersebut segera dibantah sang suami. Dia dilaporkan sempat mengatakan tidak mengerti mengapa istrinya bisa mengambil langkah seekstrem itu.

Insiden itu menjadi viral di media sosial. Warganet menyalahkan pemerintah karena tak membantu buruh harian maupun pekerja yang terdampak lockdown. Perdana Menteri Narendra Modi mengumumkan perpanjangan masa karantina wilayah yang harusnya berakhir Selasa (14/4/2020) menjadi 3 Mei mendatang.

Hingga Rabu (15/4/2020), India melaporkan 11.555 kasus konfirmasi positif Covid-19, dengan 396 di antaranya dinyatakan meninggal. (gulf news/And)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2