Waspada
Waspada » Mengherankan, Kasus Covid-19 Di India Turun Drastis
Internasional

Mengherankan, Kasus Covid-19 Di India Turun Drastis

Tanpa memperdulikan bahaya virus corona, para penganut Hindu India berkerumun di Sungai Gangga untuk melakukan ritual Magh Mela di Prayagraj, Kamis pekan lalu. AP

NEW DELHI, India (Waspada): Kasus penyebaran virus corona di India dilaporkan menurun secara misterius. Meski sempat melonjak, namun kemudian mengalami penurunan yang sangat drastic.

Dilansir BBC, Selasa (16/2/2021),  jumlah kasusnya sudah mencapai rekor tertinggi di pertengahan September tahun lalu – lebih dari sejuta kasus aktif.

Sesudah itu, jumlah kasus baru dan kematian harian mulai menurun di tengah pengetesan yang teratur dan beberapa lonjakan yang singkat dan kuat di beberapa kota seperti Delhi. Sejak saat itu situasinya membaik.

Pertengahan pekan lalu, India mencatat kasus Covid harian rata-rata 10.000. Dalam tujuh hari berturut-turut, rata-rata kematian harian akibat penyakit itu menjadi di bawah 100.

Lebih dari setengah total negara bagian di India tidak mencatat adanya kematian akibat Covid. Selasa pekan lalu, ibu kota New Delhi, yang sempat menjadi titik utama penularan, untuk kali pertama dalam 10 bulan terakhir, tidak melaporkan adanya satu kasus pun kematian akibat Covid.

Hingga kini, India telah mencatat lebih dari 10 juta kasus – terbesar kedua di dunia setelah Amerika Serikat. Data kematian tercatat lebih dari 150.000 kematian.

Jumlah kematiannya per satu juta jiwa berada di angka 112, jauh lebih rendah dari yang terjadi di Eropa maupun Amerika Utara. Jelas pula bahwa turunnya kasus di India bukan karena tingkat pengetesan yang rendah.

Kebanyakan pandemi biasanya naik dan turun dalam kurva berbentuk lonceng. Tidak terkecuali di India. Negara ini juga mengalami tingginya proporsi kasus dan kematian warga berusia di atas 65 tahun yang tinggal di kota-kota berpenduduk padat, mengikuti tren infeksi di seluruh dunia.

Kalangan pakar menyatakan belum ada penyebab pasti terkait menurunnya tingkat penularan dan jumlah kasus di India.

“Kami masih belum memiliki penjelasan yang kausal. Tapi yang kami tahu, India sebagai sebuah negara masih jauh dari herd immunity,” kata Bhramar Mukherjee, profesor biostatistika dan epidemiolog di University of Michigan, Amerika Serikat, yang telah memantau pola pandemi.

Herd immunity terjadi setelah sebagian besar dari suatu komunitas menjadi kebal dari suatu penyakit melalui vaksinasi atau melalui penyebaran penyakit secara massal.

Lalu, mengapa kasusnya menurun? Menurut kalangan pakar, bisa jadi ada dua penyebab. Salah satunya, India telah mengalami pandemi “tambal sulam” yang mana jumlah kasusnya muncul dan redup di waktu dan wilayah yang berbeda.

Makin banyak orang yang tertular di perkotaan – terutama di pemukiman kumuh – maupun di wilayah-wilayah yang sudah maju ketimbang di pedesaan.

Di semua tempat tersebut, keterpaparan mereka atas virus sangat bervariasi. Kasus-kasusnya kini melambat di kebanyakan wilayah perkotaan, namun pedesaan India masih tetap jadi misteri. (bbc/m11)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2