Media Asing Soroti Gempa 6,2 Magnitudo Di Sulbar

  • Bagikan
Sejumlah warga di Mamuju, Sulawesi Barat, berkumpul di antara reruntuhan bangunan yang hancur dihantam gempa berkekuatan 6,2 magnitudo. AP

JAKARTA (Waspada): Sejumlah media asing memberitakan bencana gempa bumi magnitudo 6,2 di Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), Indonesia. Gempa bumi itu digambarkan begitu kuat mengguncang Majene.

Kantor berita AFP dalam laporannya berjudul ‘At least 34 killed as quake rocks Indonesia’, gempa itu mengguncang Sulawesi pada Jumat (15/1/2021) pagi. Gempa itu juga memicu kepanikan warga.

“Gempa kuat mengguncang pulau Sulawesi di Indonesia pada Jumat pagi, menewaskan sedikitnya 34 orang, meratakan rumah sakit dan merusak parah bangunan lainnya, kata pihak berwenang,” tulis AFP.

“Ratusan lainnya terluka ketika gempa berkekuatan 6,2 skala Richter melanda pada dini hari, memicu kepanikan di antara penduduk pulau yang ketakutan, yang dilanda gempa besar dan tsunami dua setengah tahun lalu yang menewaskan ribuan orang,” lanjutnya.

Media asal Inggris, The Guardian juga memberitakan bencana gempa ini dalam artikel berjudul ‘Indonesia earthquake: dozens dead after tremors and landslides hit Sulawesi’.

“Sedikitnya 34 orang tewas dan ratusan lainnya luka-luka menyusul gempa bumi kuat yang mengguncang pulau Sulawesi di Indonesia pada Jumat pagi, memicu tanah longsor dan menghancurkan rumah,” tulis The Guardian.

Kantor berita Associated Press (AP) juga turut memberitakan bencana yang mengguncang Indonesia ini. Dalam berita yang berjudul ‘At least 15 dead as Indonesia quake topples homes, buildings’ dijelaskan bahwa gempa ini merobohkan rumah dan memakan korban jiwa.

“Gempa bumi yang kuat dan dangkal mengguncang pulau Sulawesi di Indonesia tepat setelah tengah malam Jumat, merobohkan rumah dan bangunan, memicu tanah longsor dan menewaskan sedikitnya 15 orang,” tulis AP.

Surat kabar terkemuka asal AS, The New York Times juga memberitakan gempa yang mengguncang Majene ini. Dalam berita ‘At Least 35 Killed and Hundreds Injured as Quake Hits Indonesia’ dijelaskan bahwa ini merupakan bencana ketiga di Indonesia dalam seminggu.

“Gempa berkekuatan M 6,2, bencana mematikan ketiga di Indonesia dalam seminggu, melanda pulau Sulawesi, meratakan rumah sakit, menghancurkan rumah dan menyebabkan tanah longsor,” tulis The New York Times.

Diketahui bahwa gempa M 6,2 ini terjadi pada Jumat (15/1), pukul 01.28 WIB. Pusat gempa ada di 2,98 LS dan 118,94 BT atau 6 km arah timur laut Majene-Sulbar, pada kedalaman 10 km.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Barat (Sulbar) memperbarui data korban meninggal dunia akibat gempa magnitudo (M) 6,2 di Majene dan Mamuju. Hingga kini total korban meninggal dunia menjadi 35 orang.

“Korban jiwa hingga saat ini untuk seluruh Sulawesi Barat (Sulbar) itu dari wilayah Majene dan Mamuju 35 meninggal dunia,” ujar Kepala BPBD Sulbar, Darno Majid, kepada detikcom, Jumat (15/1/2021).

Darno mengatakan korban jiwa saat ini terdata masih dari wilayah Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Majene. “Rinciannya 9 meninggal di Majene, 26 di Mamuju,” katanya.

Menurut Darno tim gabungan dari Basarnas, BPBD, hingga TNI-Polri hingga saat ini masih terus mengevakuasi korban yang terjebak di reruntuhan bangunan. “Nanti akan saya update lagi perkembangan terbarunya,” tuturnya.

Sementara itu, data terakhir dari BPNPB menyebutkan, sekitar 637 orang mengalami luka-luka dan sekitar 15.000 orang mengungsi akibat gempa di Majene. (bs/m11)

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *