Malaysia Coret AstraZeneca Dari Program Vaksinasi Nasional

  • Bagikan

KUALA LUMPUR, Malaysia (Waspada): Malaysia mencabut AstraZeneca dari program vaksinasi Covid-19 nasional terkait kasus pembekuan darah pada pengguna, sebagaimana terjadi di banyak negara Eropa.

Dilansir The Star, Kamis (29/4/2021), meski demikian pemerintah Negeri Jiran tetap membolehkan penggunaan vaksin hasil kolaborasi Inggris-Swedia itu bagi mereka yang menginginkannya.

Menteri koordinator imunisasi Khairy Jamaluddin mengatakan, data ilmiah mengenai kemanjuran dan manfaat vaksin virus corona AstraZeneca tidak cukup untuk membayar keraguan masyarakat sehingga mau mendapatkannya. Mereka lebih khawatir akan risiko dan dampaknya.

Dengan keputusan ini maka program imunisasi Covid-19 nasional Malaysia yang digulirkan sejak akhir Februari hanya akan menggunakan produk Pfizer dan Sinovac.

Pengumuman ini disampaikan di tengah lonjakan kasus harian Covid-19 di negara itu. Malaysia mencatat rekor penambahan harian pada Rabu (28/4/2021) sejak 2 bulan terakhir.

Para ahli mengatakan Malaysia masih dalam cengkeraman gelombang ketiga pandemi, bahkan kada lemungkinan gelombang keempat. Lebih dari 2.000 infeksi harian telah dicatat sejak 15 April, dan jumlah kasus aktif telah naik lagi menjadi lebih dari 25.000 kasus pada hari Selasa.

Pemerintah menargetkan pencapaian herd immunity secepat mungkin agar segera mencabut pembatasan. Malaysia memperpanjang pembatasan selama 4 bulan sampai setelah perayaan Idul Fitri.

Warga dilarang pulang kampung untuk mencegah penyebaran. Menteri Kesehatan Adham Baba mengatakan, kementeriaannya terus fokus pada lockdown parsial ketimbang secara nasional seperti diberlakukan pada Januari dan Februari akibat lonjakan kasus infeksi yang drastis. (the star/m11)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *