Waspada
Waspada » Malaysia Akan Buka Perbatasan Bagi Warga Asing Yang Ingin Berobat
Internasional

Malaysia Akan Buka Perbatasan Bagi Warga Asing Yang Ingin Berobat

Menteri Senior Ismail Sabri Yaakob. YNM

KUALA LUMPUR, Malaysia (Waspada): Malaysia akan membuka perbatasan bagi warga asing yang hendak berobat. Keputusan itu diambil salah satunya karena kasus virus corona di Negeri Jiran itu telah berkurang.

Menteri Senior Ismail Sabri Yaakob mengatakan, pemerintah Malaysia akan mengizinkan warga negara asing (WNA) masuk ke negara tersebut untuk keperluan berobat. Menurut Sabri, warga asing yang akan masuk harus melalui persyaratan ketat untuk mencegah potensi penyebaran virus corona.

Dikutip dari The Star, Jumat (26/6/2020), mereka harus mendapatkan surat rujukan dari rumah sakit yang terdaftar di bawah Dewan Perjalanan Kesehatan Malaysia serta wajib menjalani tes Covid-19 3 hari sebelum memasuki Malaysia.

Dia menyebut ada beberapa  fase sehingga warga asing bisa masuk Malaysia. Fase permulaan, 1A, yakni evakuasi medis darurat, termasuk pasien yang memerlukan perawatan di ICU dan ketergantungan tinggi. “Untuk fase 1B, izin akan diberikan kepada pasien dengan penyakit serius seperti kanker atau penyakit jantung,” ujarnya.

Sabri melanjutkan, izin pada tahap pertama hanya bagi mereka yang memasuki Malaysia melalui udara. Selain itu setiap pasien hanya boleh didampingi satu orang, namun pelonggaran bisa diberikan bagi anak-anak.

“Hanya satu pendamping diizinkan masuk bagi setiap pasien, tapi mereka yang membawa anak di bawah 12 tahun diizinkan dua orang,” tuturnya.

Malaysia melaporkan empat kasus baru Covid-19 pada Kamis (25/6/2020), sehingga total kasus di negara tersebut menjadi 8.600 orang.

Direktur Jenderal Kesehatan, Kementerian Kesehatan Malaysia  Noor Hisham Abdullah mengatakan, tiga dari kasus tersebut berasal melibatkan warga yang datang dari luar negeri dan sisanya merupakan penularan lokal.

Selain itu, 40 pasien Covid-19 dinyatakan sembuh dan diizinkan pulang dari rumah sakit, sehingga total pasien pulih menjadi 8.271 orang atau 96,2 persen dari keseluruhan kasus.

Sementara itu, dari 208 kasus aktif tersisa, dua di antaranya dalam perawatan intensif, namun tak ada satu pun pasien yang membutuhkan bantuan pernapasan. Sejauh ini kasus kematian akibat Covid-19 di Malaysia 121 orang, tidak ada penambahan korban meninggal pada Kamis. (the star/m11)

 

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2