Waspada
Waspada » Langgar Karantina Wajib, Menteri Malaysia Sumbang Gaji
Internasional

Langgar Karantina Wajib, Menteri Malaysia Sumbang Gaji

Menteri Industri Perkebunan dan Komoditas Malaysia Mohamad Khairuddin Aman Razali menyumbangkan gajinya usai melanggar karantina wajib corona. The Star

KUALA LUMPUR, Malaysia (Waspada): Menteri Industri Perkebunan dan Komoditas Malaysia Mohamad Khairuddin Aman Razali menjadi perbincangan publik karena melanggar aturan karantina wajib Covid-19.

Dia seharusnya menjalani karantina mandiri selama 14 hari setelah kembali dari luar negeri. Khairuddin menyampaikan permintaan maaf ke publik dia akan menyumbangkan 4 bulan gajinya untuk penanganan wabah Covid-19 kepada pemerintah.

Dia dijatuhi hukuman denda 1.000 ringgit atau sekitar Rp3,5 juta oleh Kementerian Kesehatan karena dan telah membayarnya.

“Merujuk pada pernyataan pers Kementerian Kesehatan tentang standar prosedur operasi (SOP) perintah kontrol pergerakan (MCO) hari ini, saya meminta maaf kepada semua warga Malaysia atas kesalahan yang telah terjadi. Sebagai menteri, saya memiliki tanggung jawab untuk mengikuti semua regulasi dan SOP MCO,” Khairuddin, dikutip dari The Star, Minggu (23/8/2020).

Sebagai bentuk tanggung jawab, dia mengembalikan semua gaji yang diterima 4 bulan terakhir, sejak Mei hingga Agustus 2020, untuk digunakan sebagai dana penanganan wabah Covid-19 nasional di bawah Kementerian Kesehatan.

“Gaji saya pada Maret dan April 2020 juga disumbangkan, sesuai keputusan kabinet,” tuturnya. Pada Maret lalu, kabinet memutuskan memotong 2 bulan gaji semua menteri untuk disumbangkan sebagai penanganan wabah Covid-19.

Khairuddin kembali dari Turki pada 7 Juli, namun bukannya menjalani karantina wajib selama 14 hari, dia malah menghadiri acara dengan menteri lain. Hal itu diketahui dari posting-an di media sosialnya.

Foto itu menimbulkan kemarahan publik karena warga lainnya dihukum denda bahkan penjara, karena melanggar karantina wajib. Khairuddin melakukan tes Covid-19 tiga kali sejak pulang dari Turki dan hasilnya negatif. (the star/m11)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2