Waspada
Waspada » Kunjungi Masjid Agung Dubai, Ivanka Trump Kenakan Kerudung
Internasional

Kunjungi Masjid Agung Dubai, Ivanka Trump Kenakan Kerudung

Ivanka Trump saat mengunjungi Masjid Agung Sheikh Zayed. IG

DUBAI, UEA (Waspada): Putri Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Ivanka Trump, berkunjung ke Uni Emirat Arab untuk menghadiri gelaran acara Global Women’s Forum (GWF) yang dihelat selama dua hari, 16 hingga 17 Februari 2020.

Ivanka hadir di acara Global Women’s Forum (GWF) yang dihadiri oleh para perempuan entrepreneur untuk menyampaikan pidatonya pada Minggu (16/2/2020)

Dalam kunjungan itu, seperti dilansir laman Khaleej Times dan Arabnews, Senin (17/2/2020), Ivanka menyempatkan diri mengunjungi salah satu tempat terkenal di Dubai, Masjid Agung Sheikh Zayed. Masjid itu tak hanya besar dan luas dari segi ukuran, namun juga memiliki desain interior yang cantik dan mengagumkan.

https://www.instagram.com/p/B8mW-UJhCT4/?utm_source=ig_web_copy_link

Saat mengunjungi masjid tersebut, Ivanka yang biasa mengenakan formal dress kali ini terlihat lebih sopan dengan memilih setelan busana bergaya modest, long dress bersiluet A-line lengan panjang kombinasi warna hitam dan keemasan.

Tak hanya itu, Ivanka juga memakai kerudung panjang berwarna hitam. Kerudungnya menutupi sebagian rambut pirangnya. Melihat penampilannya yang anggun, di Instagram Ivanka mengunggah kolase foto-foto dirinya saat berkeliling Masjid Agung Sheikh Zayed.

Melalui keterangan foto yang dia tulis, Ivanka mengungkapkan kekagumannya terhadap Masjid Raya Sheikh Zayed. “Masjid Agung Sheikh Zayed, sebuah mahakarya arsitektur dan desain Islam modern,” tulis Ivanka dalam Instagram-nya.

Selain mengunjungi masjid tersebut, Ivanka juga menyempatkan diri bertemu para pebisnis perempuan di museum Louvre Abu Dhabi untuk berdiskusi soal pemberdayaan ekonomi oleh kaum perempuan di Uni Emirat Arab.

Yang turut hadir dalam acara itu antara lain Menteri Negara untuk Kerjasama Internasional, Reem al-Hashemi; Menteri Kebudayaan dan Pengembangan Pengetahuan, Noura al-Kaabi; serta Menteri untuk Ilmu Pengetahuan, Sarah al-Amiri. (khalej times/arab news/And)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2