Korsel Rekor 5.123 Kasus Covid-19 Sehari

  • Bagikan
Penumpang pesawat yang tiba di Bandara Internasional Incheon, Korea Selatan, pada Senin mengenakan masker dan face shield. Negeri itu mencetak rekor tertinggi untuk kasus harian virus Corona. Lebih dari 5.000 kasus Corona tercatat dalam 24 jam terakhir. AP

     SEOUL, KOREA Selatan (Waspada): Korea Selatan (Korsel) mencetak rekor tertinggi untuk kasus harian virus Corona. Lebih dari 5.000 kasus Corona tercatat dalam 24 jam terakhir di negara ini.

     Seperti dilansir CNN, Rabu (1/12/2021), Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA) mengumumkan 5.123 kasus Corona terdeteksi dalam sehari di wilayahnya. Angka itu mencetak rekor kasus Corona tertinggi dalam sehari di Korsel.

     Disebutkan KDCA bahwa dari angka itu, sekitar 5.075 kasus di antaranya merupakan kasus penularan lokal atau kasus Corona yang penularannya terjadi di tengah masyarakat. Dengan sekitar 4.110 kasus terdeteksi di Area Metropolitan Seoul.

     Dengan tambahan tersebut, maka total 452.350 kasus Corona kini terkonfirmasi di berbagai wilayah Korsel. Sekitar 723 pasien Corona yang ada di Korsel, menurut KDCA, ada dalam kondisi kritis di rumah sakit.

     Korsel juga melaporkan 34 tambahan kematian akibat Corona dalam 24 jam terakhir. Total kematian akibat Corona di Korsel sejauh ini mencapai 3.658 orang.

     Data terbaru KDCA juga melaporkan bahwa hingga Rabu (1/12) waktu setempat, sudah 82,9 persen populasi Korsel yang telah menerima setidaknya satu dosis vaksin Corona. Sekitar 79,9 persen populasi Korsel telah divaksinasi Corona secara penuh.

     Sementara untuk kasus varian baru Omicron, Korsel tengah menyelidiki sedikitnya dua kasus diduga varian Omicron di wilayahnya. Dua kasus diduga varian Omicron ini ditemukan saat negara ini memperketat pembatasan masuk untuk orang-orang dari negara-negara Afrika demi mencegah varian baru itu.

     Laporan kantor berita Yonhap News Agency menyebut otoritas kesehatan Korsel tengah melakukan tes pengurutan genom terhadap dua orang yang merupakan pasangan suami-istri yang baru-baru ini tiba di Korsel dari Nigeria, dan terhadap orang-orang dekat mereka.

     Pasangan itu dinyatakan positif Corona setibanya di Korsel, namun masih dianalisis lebih lanjut apakah mereka terinfeksi varian Omicron. Hasil dari analisis ini diperkirakan akan diumumkan otoritas Korsel pada Rabu (1/12) malam, setelah pukul 21.00 waktu setempat.

     Menurut KDCA, pasangan itu telah divaksinasi sepenuhnya dengan vaksin Moderna. Mereka diketahui mengunjungi Nigeria pada 14-23 November dan dinyatakan positif Corona pada Kamis (25/11) lalu. KDCA menyatakan tes lebih lanjut sedang dilakukan untuk memastikan apakah mereka terinfeksi varian Omicron.

     Sementara itu, Kementerian Kesehatan Korsel dan KDCA akan membentuk gugus tugas bersama kementerian terakhir untuk merespons varian Omicron yang kini memicu kekhawatiran global.

     Varian Omicron diketahui pertama kali teridentifikasi oleh para ilmuwan, beberapa hari lalu, di Afrika Selatan. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan varian Omicron sebagai ‘variant of concern’.

     Meskipun dibutuhkan waktu untuk mengetahui tingkat keparahan varian baru ini, WHO memperingatkan bahwa varian Omicron memicu ‘peningkatan risiko dalam infeksi ulang’. (cnn/m11)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *