Waspada
Waspada » Kim Jong Un Berambisi Bangun Kemampuan Militer Terkuat
Internasional

Kim Jong Un Berambisi Bangun Kemampuan Militer Terkuat

Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un akan berusaha sekuat tenaga meningkatkan penangkal nuklir dan menyusun rencana untuk menyelamatkan ekonomi negaranya yang tengah terpuruk. AP

PYONGYANG, Korea Utara (Waspada): Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un berjanji akan berusaha sekuat tenaga untuk meningkatkan penangkal nuklir dan menyusun rencana untuk menyelamatkan ekonomi negaranya yang tengah terpuruk.

“Sementara memperkuat penangkal perang nuklir, kami perlu menginvestasikan setiap upaya untuk membangun kemampuan militer terkuat,” kata Kim seperti dikutip kantor berita pemerintah, KCNA, pada hari akhir kongres Partai Buruh Selasa (12/01).

Dilansir Reuters, Rabu (13/1/2021), pada pekan lalu, Kim mengatakan akan memperluas kemampuan militer untuk mempertahankan negara dan menyerukan “menempatkan kemampuan pertahanan negara pada tingkat yang jauh lebih tinggi.”

Sejak mengumumkan moratorium yang dideklarasikan sendiri pada pengujian nuklir dan peluncuran rudal balistik antarbenua (ICBM) dari tahun 2018, Kim telah memerintahkan untuk melanjutkan produksi senjata nuklir, meluncurkan serangkaian rudal yang lebih kecil, dan meluncurkan apa yang akan menjadi rudal balistik terbesar di Korea Utara.

Secara terpisah, Kim Yo Jong, saudara perempuan Kim Jong Un mengritik militer Korea Selatan karena memantau parade di Pyongyang. Langkah tersebut merupakan ekspresi dari “pendekatan bermusuhan” Selatan terhadap Utara, katanya seperti yang dilaporkan KCNA.

Militer Korea Selatan pada Senin mengatakan bahwa mereka telah mendeteksi tanda-tanda Korea Utara mengadakan parade militer pada Minggu malam dan saat ini sedang melakukan penyelidikan apakah parade tersebut acara resmi atau aktivitas latihan militer.

“Kami hanya mengadakan parade militer di ibu kota, bukan latihan militer yang menargetkan siapa pun atau meluncurkan apa pun. Mengapa mereka kesulitan untuk mengikuti apa yang terjadi (di Utara)?,” kata Kim Yo Jong.

Selama kongres, Kim Jong Un menggandakan ambisinya untuk memperluas kemampuan militer negaranya dan mengumumkan rencana mengembangkan aset nuklir yang lebih canggih.

Beberapa di antaranya ialah rudal jarak jauh yang berpotensi menargetkan Amerika Serikat (AS), satelit mata-mata, senjata nuklir taktis baru, hingga nuklir kapal selam.

Dalam pernyataan yang diyakini ditujukan untuk menekan pemerintahan Joe Biden yang akan datang, Kim menyebut AS sebagai “musuh utama” Korea Utara dan mengatakan nasib hubungan bilateral akan bergantung pada apakah Washington membuang apa yang dianggap Pyongyang sebagai kebijakan bermusuhan. (reuters/ap/m11)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2