Waspada
Waspada » Keponakan Kim Jong Un Hilang Usai Bertemu Agen CIA
Internasional

Keponakan Kim Jong Un Hilang Usai Bertemu Agen CIA

Kim Han Sol, keponakan pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un, dilaporkan hilang. Dia diduga disembunyikan badan intelijen Amerika Serikat (CIA). The Straits Times

SEOUL, Korea Selatan (Waspada): Kim Han Sol, keponakan pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un, dilaporkan hilang. Dia diduga disembunyikan badan intelijen Amerika Serikat (CIA).

Han Sol merupakan anak dari saudara tiri Kim Jong Un, Kim Jong Nam, yang dibunuh menggunakan zat kimia pelumpuh saraf di Bandara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia, pada 2017 lalu. Kasus ini melibatkan seorang perempuan Indonesia yang akhirnya diputus bebas.

Pria 25 tahun itu dilaporkan hidup dalam pengasingan namun tetap dikelilingi kemewahan. Organisasi pembelot Korut, Free Joseon, disebut membantu Han Sol melarikan diri setelah kematian ayahnya, seperti dikutip dari The Sun, Sabtu (21/11/2020).

Ketua Free Joseon Adrian Hong mengatakan, dia tidak pernah bertemu dengan seorang anak Korut yang memiliki kekayaan sebanyak itu. Dia menyebut Han Sol pernah membawa segepok uang tunai dan memakai sepatu Gucci.

Hong mengklaim kelompok yang dipimpinnya membawa Han Sol dari rumahnya di Makau, China. Menurut Hong, Han Sol sudah dikenalkan dengan Free Joseon sejak 2013 dan menyatakan minat untuk bergabung demi mengungkap pelanggaran HAM di Korea Utara.

Usai ayahnya dibunuh, Han Sol mulai merasakan kejanggalan. Dia menelepon Hong setelah melihat polisi yang biasanya menjaga di depan rumahnya hilang. Saat itu, kata Hong, Han Sol mengatakan ingin keluar dari Makau secepat mungkin.

Free Joseon lalu mengatur pelarian Han Sol hingga mereka bertemu di Taiwan, 2 hari setelah ayahnya dibunuh. Rencananya dia melanjutkan perjalanan ke Amsterdam, Belanda, untuk meminta suaka, namun tak pernah berangkat.

Selama beberapa hari di Taipei, Taiwan, agen CIA dilaporkan mencegatnya kemudian membawanya ke lokasi tertentu untuk disembunyikan.

Free Joseon mendapatkan video penampakan terakhir Han Sol beberapa pekan setelah kematian ayahnya. Setelah itu keberadaannya tidak diketahui.

Dalam video berdurasi 40 detik itu, Han Sol mengatakan, “Nama saya Kim Han Sol dari Korea Utara, bagian dari keluarga Kim. Ini paspor saya. Ayah saya terbunuh beberapa hari lalu. Saat ini saya bersama ibu dan saudara perempuan.”

Meskipun hidup dalam pengasingan, Han Sol dilaporkan tetap dikeliling kemewahan. Gambar video itu menunjukkan Han Sol mengenakan pakaian Armani serta anting mewah.

Dia diyakini mendapat banyak warisan dari ayahnya yang juga putra tertua dari bekas penguasa Korut, Kim Jong Il. Kalangan elite pemerintahan Korut dikenal memiliki kekayaan luar biasa.

Bahkan keluarga Kim Jong Un disebut memiliki kapal pesiar, istana, dan deretan mobil mewah. Kim menempuh pendidikan di Swiss.

Menurut Free Joseon, Han Sol kemungkinan masih disembunyikan CIA dan telah mendapatkan suaka di suatu negara.

Namun mereka mengakui lalai karena tidak menjaganya dengan baik hingga Han Sol jatuh ke tangan CIA. (the sun/m11)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2