Kecelakaan Tambang Tewaskan Belasan Orang Di China - Waspada

Kecelakaan Tambang Tewaskan Belasan Orang Di China

  • Bagikan
Tim SAR berusaha menyelamatkan para penambang batu bara bawah tanah di barat laut kota Congqing, China, yang terjebak. AFP

CONGQING, China (Waspada): Kecelakaan tambang mematikan kembali terjadi di China. Terbaru, setidaknya 18 penambang tewas usai terjebak di bawah tanah saat level gas karbon monoksida meningkat drastis di tambang batu bara bawah tanah di barat laut kota Congqing, China.

Kantor berita Xinhua melaporkan, Minggu (6/12/2020), setidaknya 24 orang terjebak di dalam tambang Diaoshuidong saat tingkat karbon monoksida di lokasi tersebut meningkat tajam pada Jumat (5/12/2020) waktu setempat.

Sejauh ini, baru satu penambang yang sudah ditemukan dalam kondisi masih hidup, sedangkan 18 penambang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia keracunan gas karbon monoksida.

Tim penyelamat berpacu dengan waktu menemukan korban lain yang kemungkinan masih hidup.

Ini merupakan insiden kecelakaan tambang terbaru di lokasi serupa dalam dua bulan terakhir. Perusahaan sebenarnya sudah menutup tambang tersebut lebih dari dua bulan karena kekurangan peralatan pendukung di bawah tanah.

Tambang di China jadi salah satu paling mematikan di dunia Otoritas setempat masih menginvestigasi insiden tersebut, mencari tahu bagaimana aktivitas penambangan bisa berjalan kembali serta pemenuhan prosedur keselamatan.

Tambang-tambang di China merupakan salah satu yang paling mematikan di dunia. Pada akhir September lalu, 16 penambang tewas terjebak di bawah tanah akibat keracunan gas karbon monoksida di tambang batu baru Sangzao di Chongqing.

Tambang Diaoshuidong–dibangun pada 1975 dan dioperasikan sejak 1998 oleh perusahaan swasta–merupakan tambang dengan konsentrasi gas tinggi yang mampu menghasilkan kapasitas 120.000 ton batu bara per tahun.

Pada 2013, tiga orang tewas serta dua lainnya mengalami luka serius dalam insiden keracunan gas hidrogen sulfida di tambang tersebut. (afp/Xinhua/m11)

 

  • Bagikan