Waspada
Waspada » Kasus Corona Dunia Tembus 30 Juta, India Rekor Lagi
Internasional

Kasus Corona Dunia Tembus 30 Juta, India Rekor Lagi

Petugas kesehatan India membawa jenazah pasien yang terinfeksi virus corona menuju krematorium. DW

MEDAN (Waspada): Jumlah kasus infeksi virus corona (covid-19) di seluruh dunia hingga Kamis (17/9/2020) telah mencapai 30 juta, berdasarkan data Worldometer.

Pandemi Covid-19 tidak menunjukkan tanda-tanda melambat, bahkan terus meningkat di beberapa kawasan.

Jumlah kasus virus corona pada Kamis petang WIB telah menginfeksi 30.062.475 orang, dihitung sejak awal mula wabah di Wuhan, China, pada akhir Desember 2019.

Jumlah tersebut sudah termasuk penderita yang meninggal maupun sembuh, seperti dikutip dari Reuters.

India dalam sorotan karena menjadi pusat wabah terbaru menyusul lonjakan kasus dalam beberap pekan terakhir.

Pada Kamis, Kementrian Kesehatan Negeri itu melaporkan rekor lonjakan kasus infeksi virus corona harian sebanyak 97.894 dalam 24 jam terakhir.

Dengan 5,12 juta kasus corona secara keseluruhan, India adalah negara yang terkena dampak terburuk kedua di dunia, dan hanya tertinggal dari Amerika Serikat, yang memiliki jumlah kasus sekitar 6,6 juta.

Meski demikian, gabungan negara-negara di Amerika Utara dan Amerikat Selatan masih sebagai penyumbang tertinggi, yakni hampir setengah dari jumlah kasus infeksi global.

Amerika Serikat menyumbang sekitar 22 persen dari total kasus Covid-19 global, yakni sebanyak 6.828.301 meskipun jumlah penduduknya hanya 4 persen dari populasi dunia.

Sementara itu Brasil, sebagai negara dengan kasus infeksi terbanyak ketiga dunia, menyumbang 4.421.686 kasus atau sekitar 15 persen dari jumlah global.

Jumlah penambahan kasus harian global mencapai rekor tertinggi dalam beberapa hari terakhir dengan kasus kematian mendekati 1 juta orang atau 945.000 lebih.

Jumlah itu melampaui kasus kematian tahunan akibat influenza yakni di kisaran 290.000 hingga 650.000 orang. Hanya perlu waktu 18 hari, jumlah kasus virus corona global melonjak dari 25 juta menjadi lebih dari 30 juta. (reuters/m11)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2