Waspada
Waspada » Kampanyenya Di Tulsa Sepi, Trump Geram
Internasional

Kampanyenya Di Tulsa Sepi, Trump Geram

Kampanye Presiden Donald Trump di gedung Bank of Oklahoma (BOK) Center, Tulsa, yang berkapasitas 19.000 kosong. The New Yorker

TULSA, AS (Waspada): Kampanye Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Tulsa sepi dari para pendukungnya. Tim Kampanye Trump menjelaskan beberapa alasan terkait hal ini.

Seperti dilansir AFP, Senin (22/6/2020) Gedung Putih telah menjanjikan kampanye Trump di Tulsa, Oklahoma akan dibanjiri hingga 100.000 orang, tetapi sebagian besar gedung Bank of Oklahoma (BOK) Center yang berkapasitas 19.000 orang itu kosong.

Departemen pemadam kebakaran setempat, sebagaimana yang diberitakan media AS, mengatakan yang hadir hanya sekitar 6.200 orang, tetapi pejabat kampanye mengklaim setidaknya 12.000 hadir.

Acara outdoor untuk itu dibatalkan karena tidak ada yang hadir, meskipun tim Trump membual soal tingginya minat pendukung dan ada lebih dari satu juta permintaan tiket.

Trump memiliki obsesi dengan massa yang besar, sering membual sembari membandingkannya dengan Joe Biden, saingannya dari Partai Demokrat dalam pemilihan presiden November mendatang.

Menurut beberapa media AS, yang mengutip beberapa sumber yang dekat dengan Gedung Putih, Trump “geram” atas sepinya pendukung di Tulsa.

Pembantu kampanye senior Trump, Mercedes Schlapp mengatakan kepada “Fox News Sunday” bahwa para peserta tidak dapat masuk ke BOK Center karena jalan mereka diblokir oleh para demonstran pendukung George Floyd.

Dia menambahkan bahwa keluarga “tidak ingin membawa – tidak bisa membawa – anak-anak mereka karena kekhawatiran akan para demonstran.” Namun wartawan di lapangan mengatakan mereka tidak melihat ada masalah bagi orang-orang yang mencoba masuk BOK.

Laporan telah beredar dalam minggu terakhir bahwa permintaan tiket dimanipulasi oleh para remaja penggemar TikTok untuk mempermalukan Trump. Namun, Tim Kampanye membantah isu itu.

“Permintaan tiket palsu ini tidak pernah menjadi faktor dalam pemikiran kami,” kata manajer kampanye Trump Brad Parscale dalam sebuah pernyataan. Dia mengatakan gambar-gambar dari protes ras yang telah mencengkeram negara itu juga telah menakuti keluarga. (afp/m11)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2