Junta Militer Myanmar Bakar Desa, 2 Tewas Ratusan Rumah Hangus - Waspada

Junta Militer Myanmar Bakar Desa, 2 Tewas Ratusan Rumah Hangus

  • Bagikan
Asap tebal menngepul dari sejumlah rumah yang dibakar oleh junta militer di desa Kin Ma yang berada di wilayah Magway, Myanmar. Reuters

YANGON, Myanmar (Waspada): Junta militer Myanmar membakar desa di wilayah tengah negara tersebut setelah bentrok dengan milisi oposisi pada Selasa  lalu.

Seperti dilansir Reuters, Kamis (17/6/2021), sehari pascapembakaran, warga desa Kin Ma di Myanmar tengah itu melaporkan setidaknya dua lansia tewas terbakar dalam kejadian tersebut.

Sementara itu stasiun televisi negara Myanmar, MRTV, memberitakan pembakaran desa Kin Ma yang berada di wilayah Magway itu karena ulah kelompok yang disematkan dengan sebutan ‘teroris’.

Sejauh ini belum dapat dikonfirmasi mengenai asal muasal penyebab kebakaran tersebut. Sementara itu, sejauh ini belum ada pernyataan resmi dari junta militer Myanmar.

Salah seorang warga desa yang identitasnya disamarkan mengatakan setidaknya 30 dari 200-an rumah di desa tersebut telah berubah jadi abu dan puing-puing. Foto-foto pascaperistiwa itu pun disertakan dalam kesaksian warga desa kepada Reuters.

Jasad dua orang tua yang tewas terbakar, kata dia, baru ditemukan warga desa ketika kembali ke sana pada Rabu (16/6) lalu.

Peristiwa kebakaran itu terekam cukup besar–setidaknya yang terdokumentasi satelit Nasa pada pukul 21.52 waktu setempat (22.52 WIB), Selasa lalu.

Konflik di Myanmar semakin kencang setelah pemimpin de facto Aung San Suu Kyi digulingkan militer pada awal Februari 2020.

Selain gelombang protes dari massa prodemokrasi dan pendukung Suu Kyi, junta militer pun menghadapi kelompok-kelompok oposisi pemberontak di sejumlah wilayah.

Dalam siaran beritanya, MRTV, mendapatkan keterangan bahwa 40 ‘teroris’ lah yang berada di balik kebakaran desa Kin Ma. Semua itu berawal dari satu rumah yang dibakar, lalu menjalar ke sekitar 100 dari 225 rumah warga desa Kin Ma.

Peristiwa dugaan junta Myanmar bakar desa itu pun mendapatkan perhatian dari dunia. Perwakilan Inggris di Myanmar pun menunjukkan sikap resminya atas dugaan pembakaran yang menewaskan warga desa Kin Ma itu.

“Laporan yang menyatakan junta telah membakar seluruh desa di Magway, menewaskan warga lansia, menunjukkan sekali bahwa militer terus melakukan kejahatan yang mengerikan dan tidak menghargai rakyat Myanmar,” demikian sikap resmi Kedubes Inggris di Myanmar.

Bukan kali ini saja laporan soal junta Myanmar bakar desa. Pada 2017 silam, kelompok advokasi HAM menuduh pasukan Myanmar membakar ratusan desa yang membuat sekitar 700 ribu warga etnis minoritas Rohingya terusir di wilayah Rakhine. (reuters/m11)

  • Bagikan