Waspada
Waspada » Jos! Banteng Ngamuk Balas Menanduk Matador Di Bokongnya
Internasional

Jos! Banteng Ngamuk Balas Menanduk Matador Di Bokongnya

Matador Spanyol Enrique Ponce diseruduk banteng tepat di bokongnya, dalam pertunjukan di El Puerto de Santa Maria, Kamis pecan lalu. AFP

EL PUERTO, Spanyol (Waspada): Foto matador Spanyol yang bernama Enrique Ponce mendadak viral usai bokongnya tertusuk tanduk banteng yang ngamuk memberikan perlawanan dalam pertunjukan pertama di Spanyol sejak lockdown.

Ponce adalah salah satu matador terkenal di sana. Ia melakukan beberapa manuver sebelum menikam si banteng di El Puerto de Santa Maria. Dikutip dari Daily Mail Senin (10/8/2020), setelah banteng itu ditikam oleh Ponce, ia menyerang balik sang matador dengen menyeruduk bokongnya.

Akibat serudukan tersebut ayah dua anak itu sampai terlempar ke udara lalu badannya terpelanting ke tanah. Ia kemudian berbaring untuk melindungi dirinya dari banteng hitam itu.

Media Spanyol mewartakan, serudukan itu sangat menakutkan bagi Ponce, tapi beruntung dia tidak mengalami cedera serius dan banteng malang itu akhirnya terbunuh.

Banteng nahas itu adalah lawan pertama Ponce di arena dalam peringatan 140 tahun Real Plaza de Toros de El Puerto de Santa Maria.

Namun Ponce lebih banyak dipuji atas keberhasilannya membunuh banteng kedua. Ponce sudah sering berhadapan dengan banteng yang tetap gigih melawan meski telah terluka parah.

Tahun lalu ia juga sempat terempas ke udara akibat serudukan banteng, dan tertatih-tatih keluar ring dengan cedera robek ligamen di lututnya. Akhirnya ia harus dioperasi dua kali, bersama dengan perawatan luka robek 12 cm di pantatnya.

Sebelumnya saat membuka festival Las Fallas pada 2014, dia menderita luka parah saat bertarung dan menderita patah tulang selangka serta beberapa tulang rusuknya.

Spanyol Pertunjukan pertama setelah lockdown ini dihadiri sedikit penonton, dan mereka bersorak saat banteng tumbang lalu mati karena luka-lukanya. Kelompok pencinta hewan Animal Guardians mengatakan, sedikitnya orang yang menyaksikan pertunjukan itu adalah bukti bahwa praktik tersebut harus dihentikan.

Sementara itu para bos adu banteng telah meminta bantuan pemerintah agar pekerjaannya tetap bisa bertahan selama lockdown, meski olahraga itu telah mendapat dana dari publik dan pemerintah pusat serta daerah. (daily mail/m11)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2