Waspada
Waspada » Jika Ratu Elizabeth II Meninggal, Jenazah Pangeran Philip Dipindahkan
Internasional

Jika Ratu Elizabeth II Meninggal, Jenazah Pangeran Philip Dipindahkan

Jenazah Pangeran Philip akan dipindah jika sang istri, Ratu Elizabeth II, meninggal. Sang Ratu disebut akan beristirahat di King George VI Memorial Chapel, tempat mendiang ayahnya Raja George VI. The Guardian

LONDON, Inggris (Waspada): Seusai agenda, upacara pemakaman Pangeran Philip bakal dihelat pada Sabtu (17/4/2021) waktu setempat di Kapel St George, Kastil Windsor.

Petinya dilaporkan akan diturunkan ke lantai batu. Namun, Windsor tak akan jadi peristirahatan terakhir Duke of Edinburgh.

Berdasarkan laporan The Telegraph, jenazah pangeran 99 tahun itu akan dipindah jika sang istri, Ratu Elizabeth II, meninggal.

Sang Ratu disebut akan beristirahat di King George VI Memorial Chapel, dinamakan menurut mendiang ayahnya. Dilansir New York Post, Jumat, (15/4/2021), Raja George VI dimakamkan di sana saat wafat pada 1952 silam.

Di kapel itu dilaporkan juga terdapat jenazah adiknya, Putri Margaret, dan ibu mereka, juga Ratu Elizabeth, yang sama-sama meninggal di 2002.

Saat istrinya meninggal itulah, makam Pangeran Philip dibongkar dan akan dibawa ke sisi sang istri. Duke of Edinburgh meninggal dalam usia 99 tahun pada Jumat (9/4/2021) di Kastil Windsor.

Sementara itu, Ratu melarang pemakaian seragam militer di pemakaman mendiang suaminya tersebut. Kebijakan yang melanggar tradisi monarki itu dilakukan agar tidak memalukan Pangeran Harry di hadapan publik.

Seperti diketahui, Duke of Sussex itu kehilangan gelar militernya setelah mengundurkan diri sebagai bangsawan pekerja senior.

Protokol menyatakan Harry harus mengenakan pakaian sipil. Meskipun dia akan diizinkan untuk memakai medalinya.

Dia akan menjadi salah satu pria senior kerajaan yang tidak berseragam, meskipun telah dinas dua kali di Afghanistan.

Aturan tanpa seragam ini juga memadamkan pertikaian internal istana. Yaitu mengenai apakah Pangeran Andrew harus diizinkan mengenakan seragam laksamana ke pemakaman ayahnya.

Duke of York itu sebelumnya dilaporkan memunculkan isu yang mengganggu di Istana Buckingham, setelah mengajukan pertanyaan tentang seragam mana yang berhak dia pakai.

Padahal, anak ketiga Ratu Elizabeth II dan Duke of Edinburgh ini juga sudah mengundurkan diri dari tugas publik. Dia diangkat menjadi wakil laksamana kehormatan di Royal Navy pada hari ulang tahun ke-55.

Lalu rencananya akan dipromosikan ke pangkat laksamana, pada 2020, untuk menandai ulang tahunnya yang ke-60.

Tetapi proses itu tidak dilanjutkan karena wawancaranya dengan Newsnight, tentang kontroversi mengenai persahabatannya dengan pelaku penipuan dan pedofilia, Jeffrey Epstein. (new York post/the guardian/m11)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2