Waspada
Waspada » Jika Jadi PM, Anwar Ibrahim Ingin Mahathir Jabat Menteri Senior
Internasional

Jika Jadi PM, Anwar Ibrahim Ingin Mahathir Jabat Menteri Senior

KUALA LUMPUR, Malaysia (Waspada): Hubungan dua politisi senior Malaysia Anwar Ibrahim dengan Mahathir Mohamad masih panas-dingin. Mereka masih memperdebatkan siapa yang akan menjadi perdana menteri jika koalisi Pakatan Harapan memenangkan pemilu mendatang.

Anwar Ibrahim berambisi menjadi PM, demikian pula Mahathir yang masih punya ambisi menjadi orang nomor 1 di pemerintahan Malaysia meski usianya mendekati 1 abad.

Dalam wawancara dengan Channel News Asia, Selasa (23/6/2020) Anwar mempertimbangkan akan memberi peran Mahathir sebagai menteri senior atau mentor jika Pakatan Harapan kembali berkuasa.

“Mereka berbicara tentang menteri senior, mentor ala Lee Kuan Yew (mantan PM Singapura). Saya terbuka untuk berdiskusi,” kata Anwar.

Anwar menambahkan, pemerintahan baru mendatang harus benar-benar berkomitmen dengan reformasi struktural. Menurut Anwar, jika Mahathir tetap menjadi perdana menteri pemerintahan tak akan bisa fokus pada reformasi.

“Menurut saya, dia (Mahathir) telah menjabat dua kali sebagai perdana menteri. Sudah saatnya kami yang melanjutkan. Saya menekankanini bukan masalah pribadi. Ini pertanyaan tentang kesempatan untuk memulai yang baru, awal yang baru bagi negara ini,” kata Presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR) itu.

Soal peluang memenangkan pemilu, Anwar mengatakan Pakatan harus bersiap-siap jika pemilu dipercepat, tidak digelar pada 2023. Dia optimis dengan peluang oposisi.

Pakatan Harapan, terdiri dari beberapa partai, menghadapi masalah dalam memutuskan siapa yang akan diusulkan menjadi perdana menteri berikutnya.

PKR sebagai partai utama opisisi menegaskan hanya akan mendukung proposal Anwar sebagai PM. Sementara itu partai lain, DAP dan Parti Amanah Negara, lebih memilih Mahathir menjadi PM berikutnya. (cna/m11)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2