Waspada
Waspada » Jet Tempur Kanada Jatuh, Pilot Tewas
Internasional

Jet Tempur Kanada Jatuh, Pilot Tewas

Polisi melakukan penyelidikan di lokasi jatuhnya sebuah pesawat jet tempur Angkatan Udara Kanada. Ckom

OTTAWA, Kanada (Waspada): Salah satu anggota tim aerobatik Skuadron Snowbirds Angkatan Udara Kanada tewas dan seorang lainnya luka-luka setelah pesawat mereka jatuh di Provinsi British Columbia, Minggu (17/5/2020) waktu setempat.

Insiden terjadi saat pesawat itu tengah bermanuver dalam pertunjukan untuk memberi penghormatan pada perjuangan masyarakat melawan virus corona (Covid-19).

Menurut media setempat, pesawat menabrak halaman depan sebuah rumah, tak lama setelah lepas landas dari Bandara Kamloops, British Columbia, Minggu, bersama dengan satu pesawat lainnya.

“Dengan hati yang berat, kami mengumumkan bahwa salah satu anggota tim Snowbirds CF telah meninggal dan satu orang mengalami luka serius,” demikian pernyataan Angkatan Udara Kanada (RCAF) di laman Twitter, Minggu malam, seperti dikutip AFP.

Saksi mata mengatakan, pilot pesawat berhasil keluar dari pesawat dengan menggunakan parasut sebelum kecelakaan. Namun, sayang, sang pilot mendarat di atap rumah warga dan tampaknya menderita cedera punggung dan leher.

Dalam video yang diambil oleh penduduk yang lewat di tempat kejadian, puing-puing pesawat yang terbakar dapat terlihat jelas di depan sebuah rumah.

Orang-orang pun segera berkerumun di luar untuk mencoba dan mencari tahu apa yang terjadi. Foto-foto dari lokasi kecelakaan juga tampak memperlihatkan puing-puing terbakar di depan sebuah rumah, yang sebagian terbakar.

“Tidak ada suara bising, itu aneh, dan kemudian pesawat hanya berjungkir balik dan jatuh langsung dari langit. Hanya sekali dentuman, pesawat itu lalu menukik lurus ke bawah, dan kemudian ledakan dengan asap hitam pekat,” ungkap saksi mata, Annette Schonewille, kepada Radio Kanada.

Lembaga Penyiaran Publik CBC mengutip seorang saksi lain, Nolyn Mcleod, yang mengatakan pesawat itu melintas sekitar tiga meter di atas atap rumahnya. “Pesawat tanpa pilot masuk tepat di antara rumah saya dan rumah tetangga saya, sebelum akhirnya mengenai jendela kamar tetangga,” katanya. “Itu benar-benar kacau. Orang-orang berteriak dan menjerit. Kami pikir kami dibom atau semacamnya,” tuturnya.

Kedua pesawat itu dijadwalkan mengudara di langit British Columbia sebagai bagian dari tur yang dijuluki “Operasi Inspirasi” yang diluncurkan awal bulan ini untuk memberi penghargaan atas upaya masyarakat Kanada dalam memerangi pandemi virus corona.

Formasi sembilan pesawat jet Snowbird dengan asap putih memulai turnya di Kota Nova Scotia dan rencnanya akan dilanjutkan dengan pertunjukan akrobatik udara di atas kota-kota dari Atlantik ke Samudera Pasifik, dengan ketinggian serendah 150 meter. (afp/m11)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2