Jenazah Korban Covid-19 Di Italia Ditelantarkan Karena Tak Ada Lahan

  • Bagikan
Hampir 1.000 peti mati korban Covid-19 di Sisilia, Italia, telantar belum dimakamkan karena tak ada lahan. Newsflash

     PALERMO, Italia (Waspada): Ratusan peti mati berisi jenazah korban Covid-19 menumpuk di fasilitas Pemakaman Rotoli di Palermo, Sisilia, Italia.

     Peti-peti itu telantar memicu ancaman masalah kesehatan, terlebih suhu di Italia sedang tinggi mencapai 48 derajat Celsius, menyebabkan peti-peti itu bengkok.

     Jenazah korban Covid-19 tersebut belum bisa dimakamkan karena beberapa sebab, namun yang utama lahan yang kurang serta suhu sangat panas di Palermo. Selain itu lonjakan kasus infeksi juga masih berlangsung memicu penerapan lockdown di kota tersebut.

     “Karena kurangnya lahan pemakaman. Suhu tinggi membuat banyak peti mati mulai melengkung,” katanya, dikutip dari The Sun, Jumat (20/8/2021). 

     Laporan lain menyebutkan, peti mati terpaksa disimpan karena perusahaan pemakaman belum melanjutkan pemeliharaan lahan setelah masa jabatan presiden sebelumnya berakhir.

     Untuk mengantisipasi dampak kesehatan bagi lingkungan sekitar, peti-peti mati itu akan dilapisi dengan seng. Suhu di Sisilia mencapai rekor 48,8 derajat Celsius pekan lalu.

     Rekor tertinggi di Sicilia sebelumnya tercatat pada 1999 yakni 48,5 derajat. Angka itu mengalahkan rekor tertinggi di Eropa yang tercatat Organisasi Meteorologi Dunia yakni 48 derajat di Athena, Yunani, pada 1977.  (the sun/m11)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *